Extreme Agent ONE: Generasi Baru AI untuk Mengelola Jaringan Perusahaan

Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence atau AI) kini bukan lagi teknologi masa depan. AI sudah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari di banyak perusahaan, mulai dari aplikasi bisnis, layanan pelanggan, hingga alat produktivitas yang digunakan karyawan.

Masalahnya, semakin banyak aplikasi AI yang digunakan, semakin besar pula tuntutan terhadap infrastruktur jaringan. Aplikasi AI bekerja dengan sangat cepat dan membutuhkan jaringan yang mampu merespons secara real-time. Jika jaringan lambat atau bermasalah, produktivitas bisnis bisa terganggu.

Melihat tantangan tersebut, Extreme Networks memperkenalkan Extreme Agent ONE, generasi terbaru teknologi AI yang dirancang khusus untuk membantu mengelola jaringan perusahaan secara lebih cerdas, cepat, dan otomatis.

Mengapa AI Dibutuhkan dalam Pengelolaan Jaringan?

Jaringan perusahaan saat ini semakin kompleks. Jumlah perangkat yang terhubung terus bertambah, pengguna semakin banyak, dan ancaman keamanan siber semakin beragam.

Di sisi lain, perusahaan juga menghadapi keterbatasan sumber daya manusia. Mencari dan merekrut engineer jaringan yang berpengalaman semakin sulit dilakukan.

Karena itu, banyak organisasi mulai memanfaatkan AI untuk membantu:

  • Mendeteksi masalah lebih cepat.

  • Menganalisis gangguan jaringan.

  • Memberikan rekomendasi solusi.

  • Mengotomatiskan tugas-tugas rutin.

  • Mengurangi beban kerja tim IT.

Menurut Extreme Networks, AI generasi pertama memang berhasil meningkatkan produktivitas engineer. Namun, kebutuhan saat ini sudah berkembang. Perusahaan membutuhkan AI yang bukan hanya membantu, tetapi juga mampu bekerja layaknya rekan kerja digital.

Tiga Janji Utama Extreme Agent ONE

Extreme Networks membangun Agent ONE berdasarkan tiga prinsip utama.

1. Teknologi yang Tepat

AI yang baik bukan hanya mampu menjawab pertanyaan, tetapi juga memahami kondisi jaringan yang sedang dikelola.

Misalnya, AI umum seperti chatbot dapat memberikan penjelasan tentang jaringan. Namun AI tersebut tidak mengetahui kondisi spesifik jaringan perusahaan Anda.

Sebaliknya, Agent ONE dirancang untuk memahami:

  • Kondisi jaringan saat ini.

  • Riwayat performa jaringan.

  • Konfigurasi perangkat yang digunakan.

  • Jadwal perubahan sistem.

  • Potensi risiko keamanan yang sedang terjadi.

Dengan memahami konteks tersebut, AI dapat memberikan jawaban dan rekomendasi yang jauh lebih relevan.

Extreme AI Stack: Fondasi Teknologi Agent ONE

Untuk mewujudkan hal tersebut, Extreme Networks membangun sebuah arsitektur yang disebut Extreme AI Stack.

Arsitektur ini terdiri dari empat lapisan utama.

AI Infrastructure

Lapisan pertama adalah kemampuan AI untuk melakukan analisis dan penalaran.

Extreme memanfaatkan teknologi AI terbaru dari berbagai penyedia AI terkemuka sehingga kemampuan analisis sistem akan terus berkembang mengikuti kemajuan teknologi AI global.

AI Core

Lapisan kedua adalah AI Core yang berfungsi sebagai pusat pemahaman jaringan.

Di sinilah AI mendapatkan informasi penting seperti:

  • Data jaringan secara real-time.

  • Riwayat aktivitas jaringan.

  • Pengetahuan tentang perangkat jaringan.

  • Hubungan antar perangkat, pengguna, kebijakan, dan lokasi.

Dengan kemampuan ini, AI tidak hanya melihat data, tetapi juga memahami makna di balik data tersebut.

Skills Layer

Lapisan ketiga adalah Skills Layer.

Bagian ini berisi pengetahuan operasional dan prosedur yang biasa digunakan oleh engineer jaringan.

Contohnya:

  • Cara melakukan troubleshooting.

  • Langkah-langkah konfigurasi jaringan.

  • Prosedur optimasi Wi-Fi.

  • Standar operasional dalam pengelolaan jaringan.

Dengan kata lain, AI tidak hanya tahu apa yang harus dilakukan, tetapi juga memahami bagaimana cara melakukannya dengan benar.

Agentic Layer

Lapisan terakhir adalah Agentic Layer.

Di sinilah AI mulai bertindak dan menjalankan tugas secara otomatis.

Berbagai agen AI khusus bekerja sama untuk:

  • Menganalisis masalah.

  • Memeriksa konfigurasi.

  • Mengawasi keamanan.

  • Memastikan kualitas hasil sebelum diberikan kepada pengguna.

Seluruh aktivitas tersebut dicatat sehingga dapat diaudit dan ditelusuri kembali jika diperlukan.

Bukan Sekadar AI, Tetapi Rekan Kerja Digital

Hal yang paling menarik dari Agent ONE adalah pendekatannya yang berbeda.

Extreme Networks tidak ingin menciptakan AI yang hanya berfungsi sebagai alat bantu atau chatbot biasa.

Mereka ingin menghadirkan AI yang berperan sebagai coworker atau rekan kerja digital.

Artinya, Agent ONE dapat:

  • Memberikan saran secara proaktif.

  • Mengingatkan jika ada masalah penting.

  • Membantu menyelesaikan pekerjaan lebih cepat.

  • Memberikan informasi yang relevan tanpa harus selalu ditanya.

Fitur Nudge: AI yang Proaktif

Salah satu fitur baru yang diperkenalkan adalah Nudge.

Fitur ini memungkinkan Agent ONE memberikan notifikasi cerdas sesuai situasi yang sedang terjadi.

Sebagai contoh:

Jika terjadi gangguan jaringan kritis pada pukul 2 pagi, Agent ONE tidak hanya mengirim alarm.

Sebelum menghubungi administrator, sistem terlebih dahulu melakukan investigasi otomatis dan mengumpulkan informasi penting mengenai penyebab masalah.

Ketika notifikasi dikirim, administrator langsung menerima hasil analisis sehingga proses penyelesaian masalah menjadi lebih cepat.

Untuk kondisi yang tidak terlalu penting, Agent ONE akan memberikan saran secara halus tanpa mengganggu pekerjaan pengguna.

Pendekatan ini membuat interaksi dengan AI terasa lebih alami seperti bekerja bersama rekan kerja sungguhan.

Siap Digunakan Sekarang

Berbeda dengan banyak inovasi teknologi yang masih berupa konsep atau rencana masa depan, Extreme Networks menegaskan bahwa Agent ONE sudah siap digunakan.

Beberapa kemampuan yang tersedia antara lain:

  • Berkomunikasi dengan data jaringan menggunakan bahasa alami.

  • Mengakses dokumentasi teknis dan informasi keamanan.

  • Membantu proses support dan ticketing.

  • Membuat dashboard secara otomatis.

  • Mengelola dan mengoptimalkan jaringan Wi-Fi melalui percakapan.

Mulai 1 Juli, seluruh pelanggan Extreme Platform ONE akan mendapatkan peningkatan ke Agent ONE Coworker secara otomatis tanpa perlu melakukan migrasi atau konfigurasi tambahan.

Kesimpulan

Extreme Agent ONE menunjukkan bagaimana AI mulai bertransformasi dari sekadar alat bantu menjadi rekan kerja digital yang memahami jaringan perusahaan secara mendalam.

Dengan kombinasi kemampuan analisis, pemahaman konteks, pengetahuan operasional, serta otomatisasi yang cerdas, Agent ONE membantu organisasi mengelola jaringan dengan lebih cepat, efisien, dan proaktif.

Bagi perusahaan yang ingin menghadapi tantangan jaringan modern dan era AI, Agent ONE menjadi langkah baru menuju operasional jaringan yang lebih pintar, responsif, dan siap menghadapi masa depan.

extreme networks Indonesia merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang bertindak sebagai partner resmi extreme x`networks.
Selain itu, kami juga berperan sebagai penyedia layanan (vendor) sekaligus distributor berbagai produk Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.