Dunia teknologi jaringan terus berkembang. Jika sebelumnya administrator jaringan harus memantau dan mengelola jaringan secara manual, kini kecerdasan buatan (AI) mulai mengambil peran yang lebih besar.
Setelah memperkenalkan Extreme Agent ONE Coworker, sebuah asisten AI yang membantu tim IT menjawab pertanyaan dan memberikan rekomendasi, Extreme Networks kembali menghadirkan inovasi baru bernama Extreme Agent ONE Operator.
Berbeda dengan AI biasa yang hanya bekerja saat diperintah, Agent ONE Operator dirancang untuk bekerja secara mandiri, terus-menerus, dan aktif selama 24 jam sehari. Solusi ini bahkan disebut sebagai “Operating System untuk Enterprise Networking” karena kemampuannya mengelola berbagai aktivitas jaringan secara otomatis.
Dari Asisten Menjadi Operator
Pada generasi pertama AI milik Extreme Networks, sistem bekerja seperti asisten yang membantu ketika pengguna mengajukan pertanyaan.
Namun berdasarkan masukan dari ribuan pengguna, banyak engineer dan administrator jaringan menginginkan sesuatu yang lebih dari sekadar asisten.
Mereka menginginkan AI yang dapat:
-
Memantau jaringan secara otomatis.
-
Menjalankan tugas rutin tanpa perlu diperintah.
-
Memberikan notifikasi jika terjadi masalah.
-
Mengambil tindakan tertentu secara mandiri sesuai aturan yang telah ditentukan.
-
Tetap bekerja meskipun administrator sedang tidak online.
Dari kebutuhan inilah lahir Agent ONE Operator.
AI yang Selalu Aktif
Bayangkan Anda memiliki seorang operator jaringan virtual yang tidak pernah tidur, tidak pernah lelah, dan selalu memantau kondisi jaringan perusahaan.
Ketika terjadi gangguan pada malam hari, sistem tidak perlu menunggu administrator login terlebih dahulu.
Jika telah diberikan izin sebelumnya, Agent ONE Operator dapat langsung menjalankan tindakan yang diperlukan untuk mengatasi masalah tersebut.
Saat administrator kembali bekerja keesokan harinya, sistem sudah menyiapkan laporan lengkap mengenai apa yang terjadi, tindakan yang telah dilakukan, dan hasil yang diperoleh.
Dengan cara ini, tim IT dapat lebih fokus pada pekerjaan strategis dibandingkan harus menangani tugas-tugas berulang.
Cara Kerja yang Mirip Manusia
Salah satu hal menarik dari Agent ONE Operator adalah desainnya yang meniru cara manusia bekerja.
Menurut Extreme Networks, operator AI ini memiliki beberapa kemampuan yang menyerupai pola pikir seorang engineer jaringan.
1. Merespons Peristiwa Secara Otomatis
Ketika terjadi masalah pada jaringan, AI dapat langsung mendeteksi dan menjalankan tindakan yang sesuai.
Contohnya:
-
Access Point mengalami gangguan.
-
Trafik jaringan meningkat secara tidak normal.
-
Perangkat jaringan kehilangan koneksi.
-
Terjadi potensi ancaman keamanan.
AI dapat langsung merespons sesuai kebijakan yang telah ditentukan.
2. Menjalankan Tugas Terjadwal
Selain merespons kejadian, Agent ONE Operator juga dapat menjalankan berbagai tugas rutin secara otomatis.
Misalnya:
-
Membuat laporan harian.
-
Mengirim ringkasan kondisi jaringan setiap pagi.
-
Menyusun laporan tren mingguan.
-
Melakukan pengecekan kesehatan jaringan setiap malam.
Semua tugas tersebut dapat dijadwalkan menggunakan bahasa yang sederhana tanpa konfigurasi yang rumit.
3. Monitoring Berkelanjutan
Untuk sistem yang sangat penting, administrator dapat meminta AI melakukan pemantauan secara terus-menerus.
Frekuensinya dapat diatur sesuai kebutuhan:
-
Setiap hari.
-
Setiap jam.
-
Setiap lima menit.
-
Bahkan secara real-time.
Keunggulannya, AI tidak mengalami kelelahan seperti manusia sehingga kualitas pemantauan tetap konsisten.
Memiliki “Ingatan” Seperti Manusia
Agar semakin cerdas dari waktu ke waktu, Agent ONE Operator dilengkapi dengan sistem memori yang meniru cara manusia mengingat informasi.
Terdapat empat jenis memori utama:
Memori Kerja (Working Memory)
Digunakan untuk mengingat aktivitas yang sedang berlangsung saat ini.
Memori Pengalaman (Episodic Memory)
Menyimpan riwayat kejadian, tindakan yang pernah dilakukan, dan hasil yang diperoleh.
Memori Pengetahuan (Semantic Memory)
Menyimpan informasi penting mengenai kondisi jaringan, pola penggunaan, dan karakteristik organisasi.
Memori Prosedural (Procedural Memory)
Mengingat cara kerja terbaik yang biasa digunakan dalam lingkungan perusahaan tertentu.
Semakin lama digunakan, semakin banyak pengalaman yang dimiliki sehingga kemampuannya terus berkembang.
Mudah Digunakan
Saat pertama kali digunakan, Agent ONE Operator tidak langsung menanyakan detail teknis jaringan.
Sebaliknya, sistem akan mengenali karakter pengguna terlebih dahulu.
Misalnya:
-
Apakah pengguna seorang engineer yang menyukai detail teknis?
-
Atau seorang manajer operasional yang lebih membutuhkan ringkasan dan analisis bisnis?
Setelah memahami preferensi pengguna, sistem akan menyesuaikan cara berkomunikasi dan menyajikan informasi yang relevan.
Pengguna juga dapat menentukan batasan kewenangan AI, seperti:
-
Tindakan apa yang boleh dilakukan otomatis.
-
Tindakan apa yang harus meminta persetujuan terlebih dahulu.
-
Tingkat akses yang diberikan kepada AI.
Semua pengaturan dilakukan melalui percakapan biasa tanpa harus membuka banyak menu konfigurasi.
Terintegrasi dengan Berbagai Platform
Agent ONE Operator tidak hanya tersedia di platform Extreme Networks.
Pengguna juga dapat berinteraksi melalui berbagai aplikasi yang sudah familiar seperti:
-
Microsoft Teams
-
Slack
-
Aplikasi mandiri (standalone)
-
Extreme Platform ONE
Artinya, administrator tidak perlu selalu membuka dashboard jaringan untuk mengetahui kondisi sistem.
AI akan datang kepada pengguna melalui platform yang biasa digunakan sehari-hari.
Masa Depan Operasional Jaringan
Untuk mendukung kemampuan ini, Extreme Networks juga memperkenalkan Extreme Exchange, sebuah katalog keterampilan AI yang memungkinkan kemampuan Agent ONE Operator terus berkembang.
Melalui platform tersebut, Extreme, partner, maupun pelanggan dapat menambahkan kemampuan baru sehingga AI semakin pintar dalam menangani berbagai kebutuhan jaringan perusahaan.
Kesimpulan
Extreme Agent ONE Operator menunjukkan bagaimana AI mulai bertransformasi dari sekadar alat bantu menjadi rekan kerja digital yang mampu mengambil tindakan secara mandiri.
Dengan kemampuan monitoring 24/7, otomatisasi tugas rutin, memori yang terus belajar, serta integrasi ke berbagai platform kerja, solusi ini berpotensi mengubah cara tim IT mengelola jaringan perusahaan.
Bagi organisasi yang ingin meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mengurangi beban kerja tim IT, Agent ONE Operator menjadi langkah baru menuju era jaringan yang lebih cerdas, proaktif, dan otomatis.
extreme networks Indonesia merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang bertindak sebagai partner resmi extreme networks.
Selain itu, kami juga berperan sebagai penyedia layanan (vendor) sekaligus distributor berbagai produk Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.
