Kebutuhan akan Internet Baru

“Anda tidak perlu mengganti sesuatu untuk membuatnya lebih baik; Internet pasti akan berkembang menjadi sesuatu yang lebih maju.”

Apakah kita benar-benar membutuhkan Internet baru, atau hanya perbaikan dari yang kita miliki sekarang? Pertama, mari kita jelaskan apa yang dimaksud dengan “Internet”. Secara umum, istilah ini mengacu pada jaringan yang saling terhubung, seperti di kantor, kota, atau pabrik, yang biasanya kita tulis dengan huruf kecil ‘i’. Namun, dalam tulisan ini, saya berbicara tentang Internet dengan huruf besar ‘I’ – yaitu jaringan global yang mendukung segala hal mulai dari email, web, hingga e-commerce, media sosial, hiburan, dan teknologi baru seperti IoT (Internet of Things) dan IIoT (Industrial Internet of Things).

Internet, seperti yang kita kenal, terus berkembang dengan adanya layanan dan protokol baru, tetapi strukturnya yang sekarang pada akhirnya akan kesulitan untuk memenuhi kebutuhan di masa depan. Internet bukan hanya satu teknologi, melainkan konsep yang dibangun dari berbagai teknologi. Seiring waktu, kita telah melihat kecepatan internet berkembang dari Kbps (Kilobit) menjadi Gbps (Gigabit) di rumah-rumah, sementara infrastruktur utama sekarang bekerja dengan kecepatan yang diukur dalam Tbps (Terabit). Yang dimulai sebagai jaringan penelitian kini telah menjadi sistem global yang menghubungkan miliaran ponsel dan perangkat IoT.

Teknologi dan metode baru, seperti SCION (Scalability, Control, and Isolation On Next-Generation Networks), sedang berkembang. Ini menimbulkan pertanyaan: apakah Internet yang ada sekarang bisa berkembang untuk menangani kemajuan ini, atau kita perlu Internet yang benar-benar baru? Keamanan menjadi perhatian banyak orang, dan Internet yang ada saat ini tidak dirancang dengan fokus pada keamanan. SCION adalah salah satu solusi yang mengatasi masalah ini dengan mendefinisikan domain pengarah terisolasi, yang memberikan konektivitas global sambil menjaga isolasi satu sama lain. Hal ini memungkinkan kontrol penuh pada titik akhir dan mengintegrasikan keamanan sebagai fitur utama. Namun, bahkan SCION masih bergantung pada Internet yang ada sekarang sebagai infrastruktur dasarnya.

Salah satu jawaban untuk pertanyaan apakah kita membutuhkan Internet baru adalah jaringan kuantum, sebuah pendekatan baru yang bisa menjadi dasar Internet masa depan. Pengembangan jaringan kuantum sudah dimulai, dan saat ini berada di tahap yang mirip dengan posisi Internet pada awal 1970-an. Beberapa dari kita mungkin ingat masa-masa sebelum Internet komersial, ketika universitas-universitas yang mempeloporinya.

Masa depan Internet Kuantum sangat menarik dan penuh kemungkinan, karena peneliti dan ilmuwan terus membuat terobosan dalam fisika kuantum dan komunikasi kuantum. Meskipun masih ada tantangan yang harus diatasi, terutama terkait dengan kepekaan fisika kuantum, kita bisa berharap Internet Kuantum akan menjadi kenyataan dalam beberapa tahun mendatang. Ini akan membutuhkan pengembangan lebih lanjut dari perangkat keras kuantum yang kuat, qubit yang stabil, dan jaringan kuantum yang efisien. Apakah Internet Kuantum akan menggantikan Internet yang ada sekarang? Kemungkinan tidak. Sebaliknya, itu akan menjadi tambahan untuk Internet yang ada sekarang dengan layanan dan aplikasi khusus yang memanfaatkan kemampuan komunikasi kuantum.

Diagram Internet Baru

Gambar 1. Internet Baru

Anda juga bisa melihat pertanyaan “Apakah kita membutuhkan Internet baru?” dengan membandingkannya dengan bentuk komunikasi lain, seperti sistem telepon, yang sudah berusia 140 tahun dan tidak hilang begitu saja—dia justru berkembang. Internet kini sudah berusia sekitar 50 tahun dan mungkin masih memiliki 50 tahun lagi atau lebih untuk berkembang.

Sekarang, inilah bagian yang lebih sulit. Internet saat ini, baik sebagai fenomena sosial maupun perkembangan teknologi, tidak semakin baik; malah semakin buruk. Internet sekarang terlalu padat, penuh dengan spam dan berita palsu, dan semakin banyak diatur oleh pemerintah dan perusahaan. Meskipun tetap berguna dan akan tetap berguna, Internet yang ada saat ini hanya berupa Web, dan banyak protokolnya yang sudah terlalu rumit atau bahkan usang.

Berikut beberapa tren teknis yang sedang berkembang dan bisa mendorong penggunaan Internet baru:

  • Web 3.0 membayangkan sebuah Internet terdesentralisasi di mana pengguna memiliki lebih banyak kontrol atas data dan identitas online mereka. Dengan teknologi blockchain yang memungkinkan transaksi peer-to-peer dan aplikasi terdesentralisasi, pergeseran ini bisa membuat pengguna memiliki aset digital mereka sendiri dan mengendalikan bagaimana data mereka digunakan, dijual, atau dibagikan.
  • Metaverse, ruang realitas virtual dan augmented, diperkirakan akan mengaburkan batas antara dunia digital dan dunia fisik. Perusahaan sedang membangun dunia virtual di mana orang bisa berinteraksi, bekerja, dan bermain, yang dapat mengubah hiburan, bisnis, dan pendidikan. Seiring berkembangnya metaverse, Internet baru bisa menciptakan ekonomi digital yang luas dengan properti virtual, barang digital, dan layanan baru yang menawarkan peluang bisnis.
  • Kecerdasan Buatan (AI) akan membuat Internet lebih cerdas, dengan algoritma yang semakin baik dalam memprediksi perilaku pengguna, mempersonalisasi konten, dan memberikan bantuan melalui asisten virtual dan chatbot. AI akan semakin terintegrasi ke dalam situs web dan platform, meningkatkan pengalaman pengguna di mesin pencari, media sosial, dan lainnya. AI yang lebih canggih akan mendorong otomatisasi di berbagai sektor, seperti e-commerce dan kesehatan, untuk mengoptimalkan layanan dan produk.
  • Keamanan akan semakin penting, mendorong pengembangan enkripsi yang lebih kuat. Inovasi seperti enkripsi kuantum dan perlindungan yang lebih baik terhadap ancaman dunia maya akan sangat diperlukan seiring meningkatnya serangan siber yang semakin canggih.
  • Dengan proyek seperti Starlink milik SpaceX dan inisiatif Internet satelit lainnya, masa depan Internet mungkin akan membawa konektivitas cepat ke daerah-daerah terpencil. Ini dapat membantu menutup kesenjangan digital dan memungkinkan orang di seluruh dunia untuk ikut serta dalam ekonomi digital. Jaringan 5G dan satelit bisa menurunkan biaya Internet dan memperluas akses ke miliaran orang yang belum terhubung.
  • Masa depan Internet juga akan melihat ekspansi besar-besaran Internet of Things (IoT), di mana perangkat sehari-hari seperti peralatan, mobil, dan bahkan pakaian terhubung. Ini akan menciptakan peluang untuk otomatisasi, rumah pintar, dan kota pintar, serta pengelolaan sumber daya yang lebih baik dan efisiensi energi. Integrasi IoT dengan AI akan menciptakan ekosistem yang sepenuhnya terhubung di mana perangkat bisa berkomunikasi dan membuat keputusan secara mandiri, meningkatkan kualitas hidup di rumah, kota, kesehatan, dan industri.

Apakah Internet, dan khususnya Internet Baru, akan menjadi lebih baik di masa depan?
Pertama, kita harus mendefinisikan apa yang dimaksud dengan “Internet baru yang lebih baik”. Bagi sebagian orang, ini bisa berarti lebih banyak kontrol, bagi yang lain mungkin lebih banyak kebebasan, layanan baru, kecepatan lebih tinggi, dan lainnya. Karena Internet bukan satu teknologi tunggal, melainkan sebuah konsep yang dibangun dari teknologi saat ini, Internet tidak akan sepenuhnya digantikan karena Internet bukanlah satu teknologi monolitik. Sebaliknya, Internet terdiri dari ratusan, bahkan ribuan, teknologi yang bergabung untuk menciptakan pengalaman bersama bagi penggunanya. Bagian-bagian ini terus berkembang, dan pengalaman pengguna juga berubah seiring dengan hadirnya fungsi baru. Ini akan terus berkembang, dan dalam 10 tahun ke depan, mungkin akan sangat berbeda dari sekarang, tetapi perubahannya akan bertahap.

Seiring dengan perubahan ini, semua pengalaman ini akan semakin terhubung dengan Internet. Konten, konteks, dan situs web akan saling terhubung dengan pemicu dari dunia nyata dan akan menjadi bagian dari pengalaman hidup kita. Meskipun kita sudah melihat ini di komputer, ini akan lebih meresap ke aspek kehidupan lainnya seiring dengan meningkatnya keterhubungan kita dan semakin mengandalkan perangkat mobile pribadi untuk mengakses layanan dan media di Internet.

Masa depan Internet memang sulit diprediksi, namun kita bisa melihat beberapa tren yang ada. Internet semakin ada di mana-mana, lebih cerdas, dan lebih mudah diakses, menghubungkan berbagai perangkat yang berkembang pesat dan menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan kita. Seiring pertumbuhannya, Internet akan menghadapi tantangan baru, seperti serangan siber, masalah privasi, dan kemungkinan adanya lebih banyak regulasi. Masa depan Internet sangat bergantung pada bagaimana kita sebagai pengguna memilih untuk menggunakannya dan bagaimana kita melindunginya. Dengan menjaga Internet yang aman, inklusif, dan tangguh, kita bisa memastikan Internet tetap menjadi kekuatan untuk perubahan positif di masa depan.