Memasuki tahun 2026, kami dengan bangga memperkenalkan pembaruan besar pada program kemitraan kami, sekaligus meluncurkan identitas baru untuk ekosistem partner secara keseluruhan. Inilah Extreme Partner First, sebuah konsep yang mencerminkan komitmen kami untuk menempatkan partner sebagai prioritas utama. Apa Itu Extreme Partner First? Setiap perubahan besar selalu dimulai dari komunikasi, dan dalam hal ini, masukan dari para partner menjadi dasar utama transformasi kami. Kami telah merancang ulang kerangka kerja kemitraan sehingga kini semua jenis partner berada dalam satu sistem yang terintegrasi. Melalui Extreme Partner First, seluruh partner seperti reseller, distributor, Managed Service Provider (MSP), hingga aliansi teknologi, kini berada dalam satu ekosistem yang terpadu. Tujuannya adalah untuk membuat kerja sama dengan Extreme Networks menjadi lebih mudah, transparan, dan menguntungkan. Selain itu, pembaruan ini juga menghadirkan berbagai peningkatan pada program reseller, yang disesuaikan dengan kebutuhan dan masukan dari partner. Apa Saja yang Baru? Berikut beberapa pembaruan utama dalam program Extreme Partner First: 1. Sistem Insentif yang Lebih Jelas dan Menguntungkan Kini tersedia struktur rebate global berbasis SKU (produk) yang lebih terstandarisasi. Dengan sistem ini, partner bisa mendapatkan keuntungan yang lebih besar berdasarkan volume penjualan. Selain itu, ada tambahan insentif khusus untuk solusi berbasis AI dan jaringan cloud. 2. Registrasi Deal yang Lebih Transparan Proses registrasi proyek kini lebih cepat dan jelas. Target persetujuan ditetapkan dalam waktu 48 jam, dengan sistem perlindungan otomatis. Aturan juga dibuat konsisten secara global, sehingga partner dapat bekerja dengan lebih percaya diri dan cepat. 3. Sistem Deal Global yang Terpadu Semua proses penawaran kini disatukan dalam satu sistem global, dengan harga yang jelas dan alat identifikasi partner yang memudahkan kerja sama lintas negara. Hal ini membantu partner untuk berkembang secara global dengan lebih mudah. 4. Pelatihan dan Sertifikasi yang Ditingkatkan Program pelatihan kini lebih relevan dengan kebutuhan industri, termasuk sertifikasi gabungan untuk instalasi dan troubleshooting. Selain itu, materi juga sudah disesuaikan dengan teknologi terbaru seperti AI dan cloud networking, sehingga partner dapat meningkatkan kemampuan teknis mereka. 5. Pengalaman Partner yang Lebih Modern Portal partner kini lebih mudah digunakan dan dilengkapi dengan berbagai fitur seperti self-service tools, layanan marketing, serta komunitas partner. Semua ini dirancang agar partner bisa bekerja lebih cepat dan tetap terhubung dengan ekosistem. Apa yang Paling Penting bagi Partner? Melalui pembaruan ini, fokus utama adalah memberikan nilai yang benar-benar dibutuhkan oleh partner, yaitu: Keuntungan yang stabil dan terprediksi Proses yang sederhana dan mudah dipahami Kemampuan teknis yang terus berkembang Konsistensi dalam kerja sama global Komunitas yang kuat dan saling mendukung Dengan pendekatan ini, partner tidak hanya mendapatkan keuntungan finansial, tetapi juga dukungan dalam mengembangkan bisnis mereka secara berkelanjutan. Pendapat dari Partner Salah satu partner, Richard Simmons, Director of Network Solutions di Logicalis, menyampaikan pandangannya: “Ketika bekerja sama dengan vendor, tujuan kami adalah membangun kemitraan jangka panjang yang saling menguntungkan, terutama untuk kesuksesan pelanggan. Program partner terbaru dari Extreme menunjukkan komitmen yang jelas ke arah tersebut, dengan mengurangi kompleksitas dan menghadirkan proses yang lebih transparan serta mudah diprediksi. Dengan kolaborasi yang lebih erat dan proses yang lebih sederhana, kami dapat merencanakan dan menjalankan strategi dengan lebih efektif di pasar yang kompetitif.” Cara Bergabung dengan Extreme Partner First Bagi Anda yang tertarik untuk menjadi bagian dari program ini, Extreme menyediakan berbagai fasilitas yang dapat langsung dimanfaatkan setelah bergabung, antara lain: 1. Extreme Partner Portal Sebuah platform utama untuk mengelola berbagai kebutuhan partner, mulai dari registrasi deal, pelatihan, materi pemasaran, hingga interaksi dengan komunitas. 2. Extreme Partner Demand Center Fitur ini menyediakan kampanye pemasaran siap pakai serta materi yang dapat disesuaikan dengan brand Anda, sehingga membantu meningkatkan peluang penjualan. 3. Extreme Partner Pulse Podcast Podcast khusus yang dirancang untuk partner, berisi insight, kisah sukses, serta strategi dari para ahli industri. 4. Extreme Partner Sales AI Assistant Sebuah alat berbasis AI yang membantu mempercepat proses penjualan, mulai dari mengidentifikasi peluang hingga membantu menutup deal dengan lebih percaya diri. Kesimpulan Extreme Partner First bukan sekadar pembaruan program, tetapi merupakan langkah besar dalam membangun ekosistem kemitraan yang lebih modern, transparan, dan menguntungkan. Dengan berbagai fitur dan manfaat yang ditawarkan, program ini dirancang untuk membantu partner berkembang lebih cepat dan bersaing di pasar global. Jika Anda mencari kemitraan yang tidak hanya fokus pada bisnis, tetapi juga pada pertumbuhan jangka panjang, maka Extreme Partner First adalah solusi yang tepat. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan extreme networks indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi extremenetworks.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
Tag: extreme networks
Membuka Potensi Penuh AI: Mengapa Storage Generasi Baru Menjadi Penentu Utama
Di banyak data center di seluruh dunia, GPU (Graphics Processing Unit) sebenarnya sudah siap bekerja. Namun, sering kali GPU tersebut menganggur sambil menunggu data yang belum sampai. Masalah utama dalam penerapan AI di perusahaan ternyata bukan kekuatan komputasi, melainkan sistem penyimpanan data (storage) yang tidak mampu menyuplai data dengan cukup cepat. Seiring perusahaan menggunakan model AI yang semakin besar dan dataset yang semakin kompleks, keterbatasan arsitektur lama mulai terlihat jelas. Tanpa fondasi storage yang mampu memberikan kecepatan tinggi dan latensi rendah, bahkan klaster komputasi paling canggih pun tidak bisa bekerja secara optimal. AI Berkembang Pesat, Infrastruktur Harus Mengikuti Dalam satu tahun terakhir, adopsi AI meningkat sangat cepat dan memicu perubahan besar pada infrastruktur IT perusahaan. Selama ini, fokus utama sering tertuju pada GPU, akselerator, dan komputasi paralel. Namun kenyataannya, lapisan data yang menentukan seberapa efektif semua teknologi tersebut bisa dimanfaatkan. Beban kerja AI sangat berbeda dibandingkan aplikasi tradisional. AI bersifat: Berulang (iteratif) Terdistribusi Sangat boros bandwidth Karena itu, storage yang dulu dianggap sekadar tempat menyimpan data kini berubah menjadi komponen kunci keberhasilan AI. Storage harus berkembang menjadi sistem cerdas dan berperforma tinggi yang mendukung seluruh siklus AI, dari awal hingga akhir. Perubahan Cara Data Digunakan oleh AI Beban kerja AI bergantung pada dataset yang sangat besar, sering disebut sebagai data lake. Data ini memiliki tiga karakter utama yang menantang sistem storage tradisional: 1. Volume (Jumlah Data) Model AI bisa menggunakan petabyte data, mulai dari database terstruktur, data sensor, log sistem, hingga gambar dan video. Storage terpusat dan sistem file lama sering kali tidak sanggup menangani beban sebesar ini secara terus-menerus. 2. Velocity (Kecepatan Akses) Proses pelatihan AI membutuhkan pembacaan data berulang kali dalam jumlah besar. Sementara itu, AI inference (prediksi) membutuhkan respons hampir real-time. Storage harus mampu memberikan akses cepat dan stabil, sesuatu yang tidak dirancang pada sistem NAS atau SAN tradisional. 3. Variety (Jenis Data) Data AI sangat beragam: teks, suara, gambar, video, hingga data telemetri. Setiap jenis data memiliki pola akses yang berbeda. Sistem storage statis tidak lagi cukup fleksibel untuk menangani variasi ini secara efisien. Singkatnya, AI tidak hanya menghasilkan lebih banyak data, tetapi juga mengubah perilaku data itu sendiri. Perubahan Arsitektur Storage untuk AI Untuk menjawab kebutuhan AI, arsitektur storage juga mengalami transformasi besar. Storage kini berkembang menjadi fabric data berkecepatan tinggi yang terintegrasi erat dengan komputasi dan jaringan. Beberapa perubahan utama meliputi: Data Lake Berskala Besar AI membutuhkan repositori data terpusat yang mampu menyimpan data mentah dalam berbagai format. Storage berbasis objek yang bisa diskalakan secara horizontal menjadi pilihan utama karena mampu menangani akses paralel dalam jumlah besar. Media Storage Berperforma Tinggi SSD dan teknologi memori berkecepatan tinggi semakin umum digunakan. Selain itu, teknologi NVMe over Fabrics (NVMe-oF) memungkinkan data berpindah dengan latensi sangat rendah antar server dan storage. Manajemen Sumber Daya Dinamis Storage modern harus bisa menyesuaikan kapasitas dan performa secara otomatis sesuai beban kerja AI. Fleksibilitas ini sangat penting, terutama untuk lingkungan AI yang tersebar di banyak lokasi. AI di Edge AI tidak lagi hanya berjalan di data center. Banyak proses inference kini dilakukan di edge, seperti pabrik, rumah sakit, atau kendaraan. Ini membutuhkan storage lokal yang cepat dan andal agar keputusan bisa diambil secara instan. Jalur Data Berkecepatan Tinggi untuk AI Dalam lingkungan AI, pergerakan data menjadi faktor krusial. Teknologi jaringan tradisional sering menambah latensi dan membebani CPU. Di sinilah teknologi seperti NVMe-oF dan RDMA (Remote Direct Memory Access) berperan penting. NVMe-oF memungkinkan storage jarak jauh bekerja seolah-olah berada di server lokal, dengan latensi sangat rendah. RDMA memungkinkan sistem mengakses memori sistem lain tanpa melibatkan CPU, sehingga jauh lebih cepat dan efisien. RDMA tersedia melalui InfiniBand dan Ethernet (RoCE). RoCE semakin populer karena memanfaatkan jaringan Ethernet yang sudah ada, sehingga lebih ekonomis dan fleksibel. Storage Cerdas dengan Software-Defined Storage Kecepatan saja tidak cukup. Storage juga harus cerdas dan adaptif. Inilah peran Software-Defined Storage (SDS). SDS memisahkan pengelolaan storage dari perangkat keras, sehingga: Mudah diskalakan Bisa menggabungkan berbagai jenis storage Dikelola secara otomatis berdasarkan kebijakan Manfaat SDS untuk AI antara lain: Skalabilitas elastis Alokasi sumber daya otomatis Optimalisasi performa berbasis kebijakan Dengan SDS, storage menjadi bagian aktif dari ekosistem AI, bukan sekadar tempat menyimpan data. Masa Depan Storage di Era AI Di era AI, storage bukan lagi komponen pasif. Storage yang efisien akan menentukan seberapa maksimal investasi GPU dapat dimanfaatkan. Latensi rendah dan alur data yang lancar berarti pelatihan lebih cepat dan biaya lebih efisien. Ke depan, batas antara compute, network, dan storage akan semakin kabur. Semua akan menyatu dalam satu sistem adaptif dan cerdas. Di era AI, data hanya akan sekuat storage yang mengantarkannya. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan extreme networks indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi extremenetworks.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
Extreme Networks Bergabung dengan Linux Foundation dan Ultra Ethernet Consortium, Perkuat Komitmen terhadap Inovasi Industri
Sebagai bagian dari komitmennya untuk mendorong inovasi industri dan mendukung standar terbuka yang meningkatkan pengalaman pelanggan, Extreme Networks secara resmi bergabung dengan Ultra Ethernet Consortium (UEC) dan Linux Foundation. Melalui keanggotaan ini, Extreme Networks ingin berperan aktif dalam pengembangan standar teknologi yang memudahkan pelanggan mengelola jaringan modern, khususnya dalam lingkungan multi-vendor dan berbasis kecerdasan buatan (AI). Langkah ini menunjukkan keseriusan Extreme Networks dalam membangun ekosistem jaringan yang terbuka, fleksibel, dan siap menghadapi kebutuhan teknologi masa depan. Mengenal Ultra Ethernet Consortium (UEC) Ethernet telah lama menjadi teknologi jaringan yang paling banyak digunakan di dunia. Alasannya sederhana: Ethernet memiliki ekosistem yang luas, mudah diimplementasikan, dan telah digunakan selama puluhan tahun di berbagai industri. Namun, seiring berkembangnya teknologi—terutama AI dan komputasi skala besar—muncul tantangan baru yang tidak sepenuhnya bisa dipenuhi oleh teknologi Ethernet tradisional. Beban jaringan saat ini jauh lebih berat, terutama untuk: Pemrosesan AI Analitik data skala besar High Performance Computing (HPC) Data center modern berskala besar Untuk menjawab tantangan tersebut, sejumlah vendor teknologi dan operator jaringan membentuk Ultra Ethernet Consortium (UEC). Tujuan utama UEC adalah mengembangkan Ethernet generasi baru dengan menambahkan fitur dan kemampuan yang lebih canggih, tanpa meninggalkan keandalan Ethernet yang sudah terbukti. UEC berfokus pada peningkatan kecepatan Ethernet hingga 400G dan 800G per detik, sehingga mampu menangani kebutuhan bandwidth yang sangat besar. Dengan kemampuan ini, Ultra Ethernet kini menjadi teknologi pilihan untuk menjalankan beban kerja AI di data center modern, terutama yang menggunakan model scale-out. Ultra Ethernet sendiri merupakan standar komunikasi terbuka berbasis Ethernet generasi berikutnya. Standar ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan performa tinggi, skalabilitas, dan interoperabilitas yang dibutuhkan oleh aplikasi AI dan komputasi performa tinggi. Dengan bergabungnya Extreme Networks ke UEC, perusahaan ini dapat berkontribusi langsung dalam pengembangan standar Ethernet terbuka. Hal ini memungkinkan pelanggan Extreme untuk lebih lincah, fleksibel, dan bebas vendor, terutama saat menjalankan lingkungan jaringan yang didukung AI. Peran Linux Foundation dalam Inovasi Terbuka Selain UEC, Extreme Networks juga bergabung dengan Linux Foundation, sebuah organisasi global yang berperan besar dalam pengembangan teknologi berbasis open source. Linux Foundation dikenal sebagai wadah kolaborasi berbagai perusahaan teknologi untuk membangun solusi bersama yang dapat digunakan secara luas oleh industri. Linux Foundation mendukung: Pengembangan teknologi bersama Standar terbuka Proyek open source berskala besar Inovasi yang lebih cepat dan inklusif Extreme Networks bergabung dengan Linux Foundation sebagai bagian dari komitmennya untuk memberikan kebebasan memilih teknologi kepada pelanggan, mempercepat inovasi, serta mengurangi hambatan dalam mengadopsi teknologi baru seperti AI. Bagi pelanggan, pendekatan ini berarti mereka tidak terikat pada satu vendor atau solusi tertutup, dan dapat dengan mudah mengintegrasikan berbagai teknologi sesuai kebutuhan bisnis. Mendorong Industri Jaringan ke Arah Masa Depan Dengan menjadi anggota Linux Foundation dan Ultra Ethernet Consortium, Extreme Networks kini berada di titik strategis antara: Inovasi perangkat lunak open source Standar jaringan generasi terbaru Posisi ini memungkinkan Extreme untuk terus mendorong inovasi jaringan, mulai dari data center hingga edge network, sekaligus menjawab kebutuhan beban kerja AI dan data yang semakin kompleks. Extreme Networks berkomitmen untuk membangun ekosistem jaringan yang terintegrasi, terbuka, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Melalui kolaborasi industri, Extreme ingin memastikan teknologi jaringan dapat berkembang seiring meningkatnya kebutuhan AI dan data-intensive workloads. Extreme Platform ONE™: Jaringan All-in-One Berbasis AI Sebagai bagian dari inovasinya, Extreme juga menghadirkan Extreme Platform ONE™, sebuah platform jaringan all-in-one yang dirancang untuk menyederhanakan pengelolaan jaringan modern. Platform ini didukung oleh teknologi AI percakapan (conversational AI), multimodal AI, dan agentic AI, yang membantu tim IT: Mengelola jaringan lebih mudah Mendeteksi masalah lebih cepat Mengambil keputusan secara lebih cerdas Extreme Platform ONE™ menjadi contoh nyata bagaimana standar terbuka, AI, dan inovasi jaringan dapat digabungkan untuk menciptakan pengalaman pelanggan yang lebih baik. Kesimpulan Bergabungnya Extreme Networks dengan Ultra Ethernet Consortium dan Linux Foundation menegaskan komitmen perusahaan dalam mendorong inovasi terbuka, standar industri, dan jaringan siap AI. Langkah ini tidak hanya menguntungkan Extreme, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi pelanggan yang membutuhkan solusi jaringan modern, fleksibel, dan berkelanjutan. Di era AI dan data berskala besar, kolaborasi industri dan standar terbuka menjadi kunci. Extreme Networks mengambil peran aktif dalam perjalanan tersebut—membantu membentuk masa depan jaringan dari sekarang. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan extreme networks indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi extremenetworks.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
Extreme Platform ONE dan Portofolio Hardware Baru untuk Menggerakkan Evolusi Cloud Networking Berikutnya
Hari ini, di acara Extreme Connect 2025 di Paris, Extreme Networks mengumumkan tonggak besar: hadirnya Extreme Platform ONE™, kini dalam tahap Limited Availability. Platform ini mempertemukan AI, jaringan, dan keamanan dalam satu ekosistem terpadu. Extreme Platform ONE menjadi game-changer bagi industri karena mampu memangkas waktu pekerjaan dari hitungan jam menjadi menit dengan bantuan AI, bahkan mengurangi tugas manual hingga sekitar 90%. Sebagai platform generasi berikutnya untuk mengelola jaringan modern, Extreme Platform ONE sudah menunjukkan dampak nyata bagi pelanggan aktifnya. Seiring dengan momentum ini, Extreme juga meluncurkan serangkaian inovasi hardware baru di ranah wireless, wired, dan edge computing, yang semuanya terintegrasi secara native ke dalam manajemen terpusat berbasis AI di Extreme Platform ONE. Inovasi ini mendefinisikan ulang cara organisasi memvisualisasikan, mengelola, dan mengamankan jaringan — baik di data center, kampus, maupun edge. Apa Itu Extreme Platform ONE? Extreme Platform ONE dirancang untuk: Menghilangkan sekat antara jaringan dan keamanan, Mengotomatiskan tugas melalui AI agents, Memberikan lisensi paling sederhana di industri. Hasilnya: tugas jaringan yang biasanya memakan waktu berjam-jam bisa diselesaikan hanya dalam hitungan menit. Bukan sekadar cerita AIOps untuk jaringan, Extreme Platform ONE membawa agentic AI yang tidak hanya memberikan insight, tetapi juga mengotomatisasi alur kerja, mempercepat troubleshooting, dan membantu tim membuat keputusan yang lebih cerdas. Hardware Jaringan yang Terpadu. Kemungkinan Tak Terbatas. Dengan peluncuran Extreme Platform ONE (Limited Availability), portofolio perangkat keras Extreme kini semakin bertenaga. Semua perangkat terbaru terhubung penuh dengan kapabilitas AI, keamanan, dan orkestrasi platform. 1. Jaringan Nirkabel: Ekspansi Wi-Fi 7 di Semua Lingkungan Portofolio Wi-Fi 7 access point (AP) diperluas untuk mendukung lebih banyak kasus penggunaan, baik indoor maupun outdoor, dengan kinerja tinggi dan wawasan berbasis AI. AP4020 (Indoor Wi-Fi 7) – Sudah tersedia (GA Maret–September 2025). AP4060 (Outdoor Wi-Fi 7) – Mendukung antena eksternal untuk penggunaan ekstrem (GA September 2025). Model ini melengkapi jajaran premium Wi-Fi 7 seperti AP5020, sehingga Wi-Fi berperforma tinggi kini bisa menjangkau lebih banyak area. Tak lama lagi, akan hadir juga seri 5000 Outdoor Wi-Fi 7 yang lebih canggih. 2. Jaringan Kabel: Skala untuk Kampus, Data Center, dan Cloud Portofolio switch kabel Extreme kini mendukung berbagai skala: dari kampus, core, edge kompak, hingga data center. Enterprise Campus 7830 Switch – Switch core modular berkapasitas tinggi (100G/400G) untuk fabric dan deployment enterprise skala besar (GA Q3 2025). 5120 Switch – Switch ekonomis dengan konektivitas 10G, ideal untuk IoT (GA Mei 2025). 5320 Compact Switch – Switch ringkas untuk ruang terbatas/lingkungan sunyi (kapal, pameran, ruang operasi), dengan 18 port PoE dan 2 uplink 10G. Data Center Switching 8730 Switch – Switch 400G untuk desain fabric spine/leaf. Cocok bagi penyedia layanan dan data center enterprise yang menjalankan beban kerja tradisional maupun AI (GA Q3 2025, integrasi Platform ONE menyusul). 3. Universal Compute: Deploy di Mana Saja, Skala di Mana Saja Portofolio Universal Compute Platform (UCP) juga diperbarui untuk mendukung deployment ExtremeCloud™ Edge dan aplikasi manajemen/keamanan Extreme lainnya melalui Platform ONE. Model baru ini menggunakan arsitektur berbasis container dengan orkestrasi Kubernetes, sehingga lebih tangguh, fleksibel, dan mudah diskalakan. UCP 2130C – Deployment skala menengah, self-orchestrated. UCP 3150C – Deployment skala besar, self-orchestrated. UCP 3160C – Deployment enterprise skala penuh dengan orkestrasi terkelola (cluster-based). Semua model ini GA Februari 2025. Mereka mendukung hosting aplikasi seperti: ExtremeCloud IQ, IQ Controller, Site Engine, dan Tunnel Concentrator dengan ketersediaan tinggi. Pengalaman Platform Modern melalui ExtremeCloud IQ + Platform ONE Selain hardware, ExtremeCloud IQ juga mendapat pembaruan besar: Tampilan baru yang modern, Alur kerja lebih sederhana, Visibilitas data lebih luas. Semua ini membantu tim IT bekerja lebih cepat dan lebih cerdas. Dengan pembaruan ini, Extreme mewujudkan janji cloud networking berbasis platform: setiap komponen — mulai dari Wi-Fi 7 AP, core switch 400G, hingga UCP nodes — bekerja sebagai satu sistem terpusat untuk meningkatkan efisiensi operasional dan hasil bisnis. Apa Selanjutnya? Ini baru permulaan. Extreme Platform ONE akan terus berevolusi dengan kapabilitas baru, sementara inovasi perangkat keras juga akan terus hadir. Bagi organisasi yang ingin selalu selangkah di depan dalam dunia digital yang cepat berubah, Extreme Networks menyediakan fondasi jaringan yang lebih pintar, lebih terintegrasi, dan siap mendukung pertumbuhan. Tetap pantau update terbaru, dan hubungi tim Extreme Networks untuk mempelajari bagaimana Anda bisa memanfaatkan kemampuan baru ini. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan extreme networks indonesia, Anda bisa mendapatkan solusi IT lengkap yang sesuai dengan kebutuhan Anda. iLogo Indonesia sebagai mitra terpercaya siap mengintegrasikan semuanya agar bisnis Anda tetap berjalan lancar dan aman. Hubungi kami sekarang atau kunjungi extremenetworks.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
Dari Cloud ke Core: Bangkitnya Beban Kerja AI di Data Center Perusahaan
Seiring meningkatnya permintaan terhadap Artificial Intelligence (AI), data center kini sedang direkayasa ulang agar mampu memenuhi kebutuhan jaringan dan komputasi unik yang dibawa oleh beban kerja AI. Masa depan AI cloud akan bertumpu pada standar Ethernet untuk memberikan skala, performa, dan fleksibilitas yang dibutuhkan aplikasi generasi berikutnya. Apakah Jaringan Anda Siap untuk Beban Kerja AI? Dulu, AI dianggap sebagai fungsi yang berdiri sendiri. Kini, ekspektasinya berbeda: AI harus ada di mana-mana — mulai dari perangkat pribadi, sistem perusahaan, hingga di edge, core, dan cloud. Untuk mengikuti perkembangan ini, organisasi perlu mempercepat infrastruktur AI mereka agar bisa mendukung beban kerja kapan saja, di mana saja, dan dalam skala apa pun. Caranya? Dengan membangun AI data center fabrics yang dirancang khusus: berperforma tinggi, bisa diskalakan masif, dan beroperasi tanpa kehilangan data. Tantangan Berat dari Beban Kerja AI AI dan Machine Learning (ML) mencakup banyak tugas: mulai dari analisis data, membuat prediksi, hingga otomatisasi keputusan. Semua ini menuntut infrastruktur data center yang luar biasa kuat, terutama pada sisi jaringan berkecepatan tinggi, penyimpanan, dan komputasi. Contohnya, pelatihan Large Language Models (LLM) memerlukan dataset terpusat yang sangat besar dan koneksi berbandwidth tinggi. Sementara itu, penggunaan inference mendorong arsitektur yang lebih terdistribusi, dengan lalu lintas data yang terus bergerak antarperangkat, edge, core, dan cloud. Berbeda dari lalu lintas data tradisional yang bersifat asinkron (misalnya panggilan database), beban kerja AI menghasilkan “elephant flows”: aliran data raksasa yang terus-menerus mengalir antar mesin dalam data center (east-west traffic). Bahkan, hingga 90% lalu lintas ini hanya berputar di dalam data center, bukan keluar (north-south). Dalam sebuah cluster AI, sebagian besar data berpindah antar GPU dalam waktu lama. Jika ada satu GPU terhambat, seluruh proses bisa melambat. Artinya, performa jaringan menjadi faktor utama yang harus didesain dengan sangat hati-hati. Mendesain Jaringan untuk AI Banyak perusahaan mulai memilih menjalankan beban kerja AI di data center sendiri (on-premises) ketimbang di cloud. Alasannya: keamanan data, kepatuhan regulasi, latensi, hingga biaya cloud yang semakin tinggi. Data center AI biasanya punya tiga komponen inti: Jaringan front-end dan back-end Front-end menghubungkan CPU dan lalu lintas eksternal. Back-end menghubungkan GPU dengan komunikasi berkecepatan tinggi dan lossless (tanpa kehilangan paket). Sistem penyimpanan Memberi makan data ke GPU agar proses pelatihan berjalan lancar. Cluster komputasi Tempat GPU bekerja memproses beban kerja AI. Kunci desainnya: hindari oversubscription. Semua jalur data dari penyimpanan dan komputasi ke switch jaringan harus punya kapasitas cukup agar tidak ada bottleneck. Solusinya: Ethernet untuk AI Cloud memang menawarkan skalabilitas tanpa batas, tetapi biaya GPU dan bandwidth cloud yang terus naik membuat banyak perusahaan beralih ke on-premises. Selain lebih hemat biaya, pendekatan ini juga memberi kontrol lebih ketat terhadap keamanan data. Di pusat dari arsitektur AI modern ini adalah Ethernet. Teknologi jaringan yang sudah dipakai selama puluhan tahun ini kini berevolusi untuk memenuhi kebutuhan AI dengan kecepatan 400G, 800G, hingga 1.6T. Salah satu tantangan utama adalah keterbatasan TCP/IP pada kecepatan sangat tinggi, karena membebani CPU. Solusinya adalah Remote Direct Memory Access (RDMA), yang memindahkan tugas komunikasi transport ke hardware khusus. RDMA memungkinkan aplikasi mengakses memori langsung, sehingga performa jauh lebih tinggi. Implementasi paling populer adalah RoCE (RDMA over Converged Ethernet), ditambah teknik seperti: Priority Flow Control (PFC) Explicit Congestion Notification (ECN) Dynamic Load Balancing Dengan kombinasi ini, Ethernet bisa berjalan lossless, cocok untuk AI. Ultra Ethernet: Generasi Berikutnya Selama ini InfiniBand dianggap standar emas untuk komputasi performa tinggi (HPC) karena latensinya rendah. Namun, RoCE lebih mudah diintegrasikan ke lingkungan Ethernet yang sudah ada, dan biasanya lebih murah. Untuk mengatasi keterbatasan Ethernet saat menghadapi beban kerja AI berskala masif, sejumlah vendor membentuk Ultra Ethernet Consortium (UEC). Tujuannya: memperluas kemampuan Ethernet agar bisa memenuhi tuntutan AI. Dengan menambahkan fitur-fitur baru pada standar Ethernet, Ultra Ethernet dirancang untuk mengatasi bottleneck dalam pertukaran data masif antar node komputasi di cluster AI. Masa Depan: AI On-Premises dan Edge Ethernet sudah jadi tulang punggung jaringan data center, baik untuk beban kerja tradisional maupun AI. Dengan munculnya model AI open-source seperti DeepSeek, tren AI on-premises diperkirakan akan tumbuh kembali. Model-model baru ini lebih ringan dan bisa jalan di infrastruktur komputasi yang lebih terjangkau. Hasilnya: perusahaan bisa menjalankan AI di data center sendiri, mengurangi ketergantungan pada cloud, sekaligus menjaga kepatuhan data. Bahkan, tren berikutnya adalah AI di edge computing — deployment kecil dekat dengan pengguna akhir. Ini mengurangi latensi, menekan biaya bandwidth cloud, dan membawa layanan AI lebih dekat ke tempat aksinya. Kesimpulan Kombinasi Ethernet berperforma tinggi, model AI inovatif, dan kebutuhan perusahaan yang terus berkembang sedang membentuk ulang lanskap data center. Organisasi yang lebih dulu memodernisasi infrastruktur dengan menggabungkan teknologi Ethernet yang terbukti dengan inovasi baru seperti Ultra Ethernet, akan berada di posisi terbaik untuk memanfaatkan potensi penuh AI — mengubah kapabilitas teknis menjadi keunggulan kompetitif nyata. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan extreme networks indonesia, Anda bisa mendapatkan solusi IT lengkap yang sesuai dengan kebutuhan Anda. iLogo Indonesia sebagai mitra terpercaya siap mengintegrasikan semuanya agar bisnis Anda tetap berjalan lancar dan aman. Hubungi kami sekarang atau kunjungi extremenetworks.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!