Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence atau AI) kini bukan lagi teknologi masa depan. AI sudah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari di banyak perusahaan, mulai dari aplikasi bisnis, layanan pelanggan, hingga alat produktivitas yang digunakan karyawan. Masalahnya, semakin banyak aplikasi AI yang digunakan, semakin besar pula tuntutan terhadap infrastruktur jaringan. Aplikasi AI bekerja dengan sangat cepat dan membutuhkan jaringan yang mampu merespons secara real-time. Jika jaringan lambat atau bermasalah, produktivitas bisnis bisa terganggu. Melihat tantangan tersebut, Extreme Networks memperkenalkan Extreme Agent ONE, generasi terbaru teknologi AI yang dirancang khusus untuk membantu mengelola jaringan perusahaan secara lebih cerdas, cepat, dan otomatis. Mengapa AI Dibutuhkan dalam Pengelolaan Jaringan? Jaringan perusahaan saat ini semakin kompleks. Jumlah perangkat yang terhubung terus bertambah, pengguna semakin banyak, dan ancaman keamanan siber semakin beragam. Di sisi lain, perusahaan juga menghadapi keterbatasan sumber daya manusia. Mencari dan merekrut engineer jaringan yang berpengalaman semakin sulit dilakukan. Karena itu, banyak organisasi mulai memanfaatkan AI untuk membantu: Mendeteksi masalah lebih cepat. Menganalisis gangguan jaringan. Memberikan rekomendasi solusi. Mengotomatiskan tugas-tugas rutin. Mengurangi beban kerja tim IT. Menurut Extreme Networks, AI generasi pertama memang berhasil meningkatkan produktivitas engineer. Namun, kebutuhan saat ini sudah berkembang. Perusahaan membutuhkan AI yang bukan hanya membantu, tetapi juga mampu bekerja layaknya rekan kerja digital. Tiga Janji Utama Extreme Agent ONE Extreme Networks membangun Agent ONE berdasarkan tiga prinsip utama. 1. Teknologi yang Tepat AI yang baik bukan hanya mampu menjawab pertanyaan, tetapi juga memahami kondisi jaringan yang sedang dikelola. Misalnya, AI umum seperti chatbot dapat memberikan penjelasan tentang jaringan. Namun AI tersebut tidak mengetahui kondisi spesifik jaringan perusahaan Anda. Sebaliknya, Agent ONE dirancang untuk memahami: Kondisi jaringan saat ini. Riwayat performa jaringan. Konfigurasi perangkat yang digunakan. Jadwal perubahan sistem. Potensi risiko keamanan yang sedang terjadi. Dengan memahami konteks tersebut, AI dapat memberikan jawaban dan rekomendasi yang jauh lebih relevan. Extreme AI Stack: Fondasi Teknologi Agent ONE Untuk mewujudkan hal tersebut, Extreme Networks membangun sebuah arsitektur yang disebut Extreme AI Stack. Arsitektur ini terdiri dari empat lapisan utama. AI Infrastructure Lapisan pertama adalah kemampuan AI untuk melakukan analisis dan penalaran. Extreme memanfaatkan teknologi AI terbaru dari berbagai penyedia AI terkemuka sehingga kemampuan analisis sistem akan terus berkembang mengikuti kemajuan teknologi AI global. AI Core Lapisan kedua adalah AI Core yang berfungsi sebagai pusat pemahaman jaringan. Di sinilah AI mendapatkan informasi penting seperti: Data jaringan secara real-time. Riwayat aktivitas jaringan. Pengetahuan tentang perangkat jaringan. Hubungan antar perangkat, pengguna, kebijakan, dan lokasi. Dengan kemampuan ini, AI tidak hanya melihat data, tetapi juga memahami makna di balik data tersebut. Skills Layer Lapisan ketiga adalah Skills Layer. Bagian ini berisi pengetahuan operasional dan prosedur yang biasa digunakan oleh engineer jaringan. Contohnya: Cara melakukan troubleshooting. Langkah-langkah konfigurasi jaringan. Prosedur optimasi Wi-Fi. Standar operasional dalam pengelolaan jaringan. Dengan kata lain, AI tidak hanya tahu apa yang harus dilakukan, tetapi juga memahami bagaimana cara melakukannya dengan benar. Agentic Layer Lapisan terakhir adalah Agentic Layer. Di sinilah AI mulai bertindak dan menjalankan tugas secara otomatis. Berbagai agen AI khusus bekerja sama untuk: Menganalisis masalah. Memeriksa konfigurasi. Mengawasi keamanan. Memastikan kualitas hasil sebelum diberikan kepada pengguna. Seluruh aktivitas tersebut dicatat sehingga dapat diaudit dan ditelusuri kembali jika diperlukan. Bukan Sekadar AI, Tetapi Rekan Kerja Digital Hal yang paling menarik dari Agent ONE adalah pendekatannya yang berbeda. Extreme Networks tidak ingin menciptakan AI yang hanya berfungsi sebagai alat bantu atau chatbot biasa. Mereka ingin menghadirkan AI yang berperan sebagai coworker atau rekan kerja digital. Artinya, Agent ONE dapat: Memberikan saran secara proaktif. Mengingatkan jika ada masalah penting. Membantu menyelesaikan pekerjaan lebih cepat. Memberikan informasi yang relevan tanpa harus selalu ditanya. Fitur Nudge: AI yang Proaktif Salah satu fitur baru yang diperkenalkan adalah Nudge. Fitur ini memungkinkan Agent ONE memberikan notifikasi cerdas sesuai situasi yang sedang terjadi. Sebagai contoh: Jika terjadi gangguan jaringan kritis pada pukul 2 pagi, Agent ONE tidak hanya mengirim alarm. Sebelum menghubungi administrator, sistem terlebih dahulu melakukan investigasi otomatis dan mengumpulkan informasi penting mengenai penyebab masalah. Ketika notifikasi dikirim, administrator langsung menerima hasil analisis sehingga proses penyelesaian masalah menjadi lebih cepat. Untuk kondisi yang tidak terlalu penting, Agent ONE akan memberikan saran secara halus tanpa mengganggu pekerjaan pengguna. Pendekatan ini membuat interaksi dengan AI terasa lebih alami seperti bekerja bersama rekan kerja sungguhan. Siap Digunakan Sekarang Berbeda dengan banyak inovasi teknologi yang masih berupa konsep atau rencana masa depan, Extreme Networks menegaskan bahwa Agent ONE sudah siap digunakan. Beberapa kemampuan yang tersedia antara lain: Berkomunikasi dengan data jaringan menggunakan bahasa alami. Mengakses dokumentasi teknis dan informasi keamanan. Membantu proses support dan ticketing. Membuat dashboard secara otomatis. Mengelola dan mengoptimalkan jaringan Wi-Fi melalui percakapan. Mulai 1 Juli, seluruh pelanggan Extreme Platform ONE akan mendapatkan peningkatan ke Agent ONE Coworker secara otomatis tanpa perlu melakukan migrasi atau konfigurasi tambahan. Kesimpulan Extreme Agent ONE menunjukkan bagaimana AI mulai bertransformasi dari sekadar alat bantu menjadi rekan kerja digital yang memahami jaringan perusahaan secara mendalam. Dengan kombinasi kemampuan analisis, pemahaman konteks, pengetahuan operasional, serta otomatisasi yang cerdas, Agent ONE membantu organisasi mengelola jaringan dengan lebih cepat, efisien, dan proaktif. Bagi perusahaan yang ingin menghadapi tantangan jaringan modern dan era AI, Agent ONE menjadi langkah baru menuju operasional jaringan yang lebih pintar, responsif, dan siap menghadapi masa depan. extreme networks Indonesia merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang bertindak sebagai partner resmi extreme x`networks. Selain itu, kami juga berperan sebagai penyedia layanan (vendor) sekaligus distributor berbagai produk Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.
Tag: extreme networks indonesia
Extreme Agent ONE Operator: AI yang Bisa Mengelola Jaringan Secara Otomatis 24/7
Dunia teknologi jaringan terus berkembang. Jika sebelumnya administrator jaringan harus memantau dan mengelola jaringan secara manual, kini kecerdasan buatan (AI) mulai mengambil peran yang lebih besar. Setelah memperkenalkan Extreme Agent ONE Coworker, sebuah asisten AI yang membantu tim IT menjawab pertanyaan dan memberikan rekomendasi, Extreme Networks kembali menghadirkan inovasi baru bernama Extreme Agent ONE Operator. Berbeda dengan AI biasa yang hanya bekerja saat diperintah, Agent ONE Operator dirancang untuk bekerja secara mandiri, terus-menerus, dan aktif selama 24 jam sehari. Solusi ini bahkan disebut sebagai “Operating System untuk Enterprise Networking” karena kemampuannya mengelola berbagai aktivitas jaringan secara otomatis. Dari Asisten Menjadi Operator Pada generasi pertama AI milik Extreme Networks, sistem bekerja seperti asisten yang membantu ketika pengguna mengajukan pertanyaan. Namun berdasarkan masukan dari ribuan pengguna, banyak engineer dan administrator jaringan menginginkan sesuatu yang lebih dari sekadar asisten. Mereka menginginkan AI yang dapat: Memantau jaringan secara otomatis. Menjalankan tugas rutin tanpa perlu diperintah. Memberikan notifikasi jika terjadi masalah. Mengambil tindakan tertentu secara mandiri sesuai aturan yang telah ditentukan. Tetap bekerja meskipun administrator sedang tidak online. Dari kebutuhan inilah lahir Agent ONE Operator. AI yang Selalu Aktif Bayangkan Anda memiliki seorang operator jaringan virtual yang tidak pernah tidur, tidak pernah lelah, dan selalu memantau kondisi jaringan perusahaan. Ketika terjadi gangguan pada malam hari, sistem tidak perlu menunggu administrator login terlebih dahulu. Jika telah diberikan izin sebelumnya, Agent ONE Operator dapat langsung menjalankan tindakan yang diperlukan untuk mengatasi masalah tersebut. Saat administrator kembali bekerja keesokan harinya, sistem sudah menyiapkan laporan lengkap mengenai apa yang terjadi, tindakan yang telah dilakukan, dan hasil yang diperoleh. Dengan cara ini, tim IT dapat lebih fokus pada pekerjaan strategis dibandingkan harus menangani tugas-tugas berulang. Cara Kerja yang Mirip Manusia Salah satu hal menarik dari Agent ONE Operator adalah desainnya yang meniru cara manusia bekerja. Menurut Extreme Networks, operator AI ini memiliki beberapa kemampuan yang menyerupai pola pikir seorang engineer jaringan. 1. Merespons Peristiwa Secara Otomatis Ketika terjadi masalah pada jaringan, AI dapat langsung mendeteksi dan menjalankan tindakan yang sesuai. Contohnya: Access Point mengalami gangguan. Trafik jaringan meningkat secara tidak normal. Perangkat jaringan kehilangan koneksi. Terjadi potensi ancaman keamanan. AI dapat langsung merespons sesuai kebijakan yang telah ditentukan. 2. Menjalankan Tugas Terjadwal Selain merespons kejadian, Agent ONE Operator juga dapat menjalankan berbagai tugas rutin secara otomatis. Misalnya: Membuat laporan harian. Mengirim ringkasan kondisi jaringan setiap pagi. Menyusun laporan tren mingguan. Melakukan pengecekan kesehatan jaringan setiap malam. Semua tugas tersebut dapat dijadwalkan menggunakan bahasa yang sederhana tanpa konfigurasi yang rumit. 3. Monitoring Berkelanjutan Untuk sistem yang sangat penting, administrator dapat meminta AI melakukan pemantauan secara terus-menerus. Frekuensinya dapat diatur sesuai kebutuhan: Setiap hari. Setiap jam. Setiap lima menit. Bahkan secara real-time. Keunggulannya, AI tidak mengalami kelelahan seperti manusia sehingga kualitas pemantauan tetap konsisten. Memiliki “Ingatan” Seperti Manusia Agar semakin cerdas dari waktu ke waktu, Agent ONE Operator dilengkapi dengan sistem memori yang meniru cara manusia mengingat informasi. Terdapat empat jenis memori utama: Memori Kerja (Working Memory) Digunakan untuk mengingat aktivitas yang sedang berlangsung saat ini. Memori Pengalaman (Episodic Memory) Menyimpan riwayat kejadian, tindakan yang pernah dilakukan, dan hasil yang diperoleh. Memori Pengetahuan (Semantic Memory) Menyimpan informasi penting mengenai kondisi jaringan, pola penggunaan, dan karakteristik organisasi. Memori Prosedural (Procedural Memory) Mengingat cara kerja terbaik yang biasa digunakan dalam lingkungan perusahaan tertentu. Semakin lama digunakan, semakin banyak pengalaman yang dimiliki sehingga kemampuannya terus berkembang. Mudah Digunakan Saat pertama kali digunakan, Agent ONE Operator tidak langsung menanyakan detail teknis jaringan. Sebaliknya, sistem akan mengenali karakter pengguna terlebih dahulu. Misalnya: Apakah pengguna seorang engineer yang menyukai detail teknis? Atau seorang manajer operasional yang lebih membutuhkan ringkasan dan analisis bisnis? Setelah memahami preferensi pengguna, sistem akan menyesuaikan cara berkomunikasi dan menyajikan informasi yang relevan. Pengguna juga dapat menentukan batasan kewenangan AI, seperti: Tindakan apa yang boleh dilakukan otomatis. Tindakan apa yang harus meminta persetujuan terlebih dahulu. Tingkat akses yang diberikan kepada AI. Semua pengaturan dilakukan melalui percakapan biasa tanpa harus membuka banyak menu konfigurasi. Terintegrasi dengan Berbagai Platform Agent ONE Operator tidak hanya tersedia di platform Extreme Networks. Pengguna juga dapat berinteraksi melalui berbagai aplikasi yang sudah familiar seperti: Microsoft Teams Slack Aplikasi mandiri (standalone) Extreme Platform ONE Artinya, administrator tidak perlu selalu membuka dashboard jaringan untuk mengetahui kondisi sistem. AI akan datang kepada pengguna melalui platform yang biasa digunakan sehari-hari. Masa Depan Operasional Jaringan Untuk mendukung kemampuan ini, Extreme Networks juga memperkenalkan Extreme Exchange, sebuah katalog keterampilan AI yang memungkinkan kemampuan Agent ONE Operator terus berkembang. Melalui platform tersebut, Extreme, partner, maupun pelanggan dapat menambahkan kemampuan baru sehingga AI semakin pintar dalam menangani berbagai kebutuhan jaringan perusahaan. Kesimpulan Extreme Agent ONE Operator menunjukkan bagaimana AI mulai bertransformasi dari sekadar alat bantu menjadi rekan kerja digital yang mampu mengambil tindakan secara mandiri. Dengan kemampuan monitoring 24/7, otomatisasi tugas rutin, memori yang terus belajar, serta integrasi ke berbagai platform kerja, solusi ini berpotensi mengubah cara tim IT mengelola jaringan perusahaan. Bagi organisasi yang ingin meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mengurangi beban kerja tim IT, Agent ONE Operator menjadi langkah baru menuju era jaringan yang lebih cerdas, proaktif, dan otomatis. extreme networks Indonesia merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang bertindak sebagai partner resmi extreme networks. Selain itu, kami juga berperan sebagai penyedia layanan (vendor) sekaligus distributor berbagai produk Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.
Extreme Networks Perkuat Keamanan dan Kepatuhan untuk Lingkungan Berisiko Tinggi
Di era transformasi digital saat ini, keamanan jaringan dan perlindungan data menjadi prioritas utama bagi organisasi. Hal ini terutama berlaku bagi sektor yang memiliki regulasi ketat seperti pemerintahan, kesehatan, keuangan, energi, dan transportasi. Tidak cukup hanya memiliki teknologi yang canggih, organisasi juga membutuhkan solusi yang telah terbukti aman dan memenuhi standar keamanan internasional. Inilah yang menjadi fokus utama Extreme Networks melalui berbagai sertifikasi keamanan dan kepatuhan yang terus diperluas dalam portofolio produknya. Melalui berbagai validasi dan sertifikasi global, Extreme Networks menunjukkan komitmennya untuk membantu organisasi melindungi data sensitif, memenuhi persyaratan regulasi, serta membangun infrastruktur digital yang aman dan terpercaya. Mengapa Sertifikasi Keamanan Sangat Penting? Saat memilih solusi teknologi, banyak organisasi tidak hanya melihat fitur dan performa produk. Mereka juga harus memastikan bahwa solusi tersebut memenuhi standar keamanan yang telah diakui secara internasional. Sertifikasi keamanan memberikan bukti bahwa suatu produk telah melalui proses pengujian independen dan memenuhi persyaratan tertentu dalam hal keamanan, keandalan, dan interoperabilitas. Bagi organisasi yang bergerak di sektor strategis, sertifikasi menjadi faktor penting karena dapat membantu: Mengurangi risiko keamanan siber. Mempercepat proses pengadaan atau procurement. Memenuhi regulasi pemerintah. Menjamin transparansi dan akuntabilitas. Meningkatkan kepercayaan pelanggan dan pemangku kepentingan. Karena alasan inilah Extreme Networks terus berinvestasi dalam berbagai program sertifikasi keamanan global. Strategi Keamanan Global Extreme Networks Extreme Networks mengembangkan strategi keamanan yang mencakup perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software), hingga layanan cloud. Beberapa sertifikasi dan standar yang menjadi fokus perusahaan antara lain: FIPS 140-3 DoDIN Approved Products List (APL) Common Criteria ISO 27001 GovRAMP FedRAMP C5 (Jerman) ISMAP (Jepang) Dengan pendekatan ini, pelanggan dapat memperoleh tingkat keamanan yang konsisten baik pada lingkungan on-premises maupun cloud. DoDIN APL: Standar Keamanan Tingkat Pertahanan Salah satu pencapaian penting Extreme Networks adalah sertifikasi DoDIN APL. DoDIN APL merupakan daftar resmi produk yang disetujui oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Department of Defense/DoD). Produk yang masuk dalam daftar ini harus melalui pengujian yang sangat ketat terkait keamanan siber, interoperabilitas, dan performa. Beberapa platform switching Extreme yang telah memperoleh validasi ini antara lain: Seri 5000 (EXOS 33.4) Seri SLX 8000 (SLXOS 20.6) Validasi ini menunjukkan bahwa perangkat tersebut siap digunakan pada lingkungan yang sangat kritis dan membutuhkan tingkat keamanan tinggi. Selain itu, sertifikasi ini membantu organisasi mengurangi risiko implementasi serta memastikan perangkat dapat bekerja dengan baik dalam lingkungan multi-vendor. Common Criteria: Sertifikasi yang Diakui Secara Global Selain DoDIN APL, Extreme Networks juga terus memperluas sertifikasi Common Criteria. Common Criteria merupakan standar keamanan internasional yang digunakan untuk mengevaluasi dan menguji produk teknologi informasi. Sederhananya, sertifikasi ini memberikan jaminan bahwa produk telah diuji oleh pihak independen dan memenuhi standar keamanan yang jelas serta terukur. Bagi organisasi yang beroperasi secara global atau bekerja sama dengan berbagai instansi internasional, sertifikasi ini sangat penting karena memudahkan pemenuhan regulasi lintas negara. Fondasi Keamanan Berbasis Standar Internasional Keamanan jaringan modern tidak hanya bergantung pada perangkat keras, tetapi juga pada penerapan standar dan tata kelola keamanan yang baik. Karena itu, Extreme Networks membangun fondasi keamanannya berdasarkan beberapa standar internasional yang diakui secara luas, seperti: NIST 800-53 ISO/IEC 27001 ISO/IEC 27017 ISO/IEC 27701 SOC 2 Standar-standar tersebut membantu organisasi dalam mengelola risiko keamanan, melindungi data, dan memastikan kontrol keamanan berjalan secara konsisten. Salah satu standar yang paling banyak digunakan adalah NIST 800-53 yang menjadi acuan dalam mendefinisikan berbagai kontrol keamanan pada lingkungan pemerintahan dan industri yang diatur secara ketat. Keamanan yang Terus Dipantau Ancaman siber terus berkembang setiap hari. Oleh karena itu, keamanan tidak bisa hanya diperiksa satu kali lalu dianggap selesai. Untuk menjaga efektivitas perlindungan, organisasi perlu melakukan pemantauan berkelanjutan atau Continuous Monitoring (ConMon). Melalui pendekatan ini, organisasi dapat: Mengidentifikasi ancaman lebih cepat. Memastikan kontrol keamanan tetap berjalan dengan baik. Memantau kondisi sistem secara real-time. Menjaga kepatuhan terhadap regulasi yang terus berubah. Pendekatan inilah yang diterapkan dalam strategi keamanan Extreme Networks untuk memastikan perlindungan tetap relevan terhadap ancaman modern. Membangun Infrastruktur yang Aman dari Ujung ke Ujung Dengan menggabungkan standar keamanan global, perangkat jaringan yang tervalidasi, serta platform cloud yang aman, Extreme Networks memungkinkan organisasi membangun arsitektur keamanan secara menyeluruh. Artinya, seluruh komponen infrastruktur mulai dari jaringan fisik, sistem manajemen, hingga layanan cloud dapat bekerja dalam satu model keamanan yang terintegrasi. Pendekatan ini membantu organisasi menciptakan lingkungan IT yang lebih tangguh, aman, dan siap menghadapi perubahan kebutuhan bisnis maupun regulasi di masa depan. Kesimpulan Di tengah meningkatnya ancaman siber dan regulasi yang semakin ketat, sertifikasi keamanan bukan lagi sekadar nilai tambah, melainkan kebutuhan utama bagi banyak organisasi. Melalui berbagai sertifikasi internasional seperti DoDIN APL, Common Criteria, FIPS 140-3, dan standar keamanan global lainnya, Extreme Networks menunjukkan komitmennya dalam menyediakan solusi jaringan yang aman, terpercaya, dan siap digunakan pada lingkungan dengan tingkat keamanan tinggi. Bagi organisasi di sektor pemerintahan, kesehatan, keuangan, energi, hingga transportasi, validasi keamanan ini memberikan keyakinan bahwa infrastruktur yang digunakan telah memenuhi standar keamanan terbaik dan siap mendukung transformasi digital secara aman dan berkelanjutan. extreme networks Indonesia merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang bertindak sebagai partner resmi Barracuda. Selain itu, kami juga berperan sebagai penyedia layanan (vendor) sekaligus distributor berbagai produk Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.
Extreme Networks dan LIQID Hadirkan Solusi AI On-Premises yang Lebih Mudah dan Efisien
Teknologi Artificial Intelligence (AI) semakin banyak digunakan oleh perusahaan untuk meningkatkan produktivitas, otomatisasi, hingga pengambilan keputusan yang lebih cepat. Namun, seiring meningkatnya penggunaan AI, banyak organisasi mulai menghadapi tantangan baru terkait biaya, keamanan data, dan performa infrastruktur. Untuk menjawab tantangan tersebut, Extreme Networks dan LIQID mengumumkan kerja sama strategis yang bertujuan membantu perusahaan menjalankan beban kerja AI (AI workload) secara lebih efektif di lingkungan data center milik sendiri atau yang dikenal dengan istilah on-premises AI. Mengapa Banyak Perusahaan Mulai Beralih ke AI On-Premises? Selama beberapa tahun terakhir, layanan cloud menjadi pilihan utama untuk menjalankan aplikasi AI. Cloud menawarkan kemudahan karena perusahaan tidak perlu membeli dan mengelola infrastruktur sendiri. Namun, kondisi mulai berubah. Banyak perusahaan kini mempertimbangkan kembali penggunaan cloud untuk AI karena beberapa alasan: Biaya penggunaan AI di cloud terus meningkat, terutama untuk aplikasi yang berjalan 24 jam. Adanya biaya tambahan seperti transfer data (data egress fee). Kebutuhan akan respons yang sangat cepat (latensi rendah). Regulasi dan aturan perlindungan data yang semakin ketat. Kekhawatiran terhadap keamanan data perusahaan yang bersifat rahasia. Karena alasan tersebut, banyak organisasi mulai membangun infrastruktur AI sendiri di dalam data center mereka agar lebih hemat biaya, aman, dan memiliki kontrol penuh terhadap data. Tantangan Menjalankan AI di Infrastruktur Sendiri Meskipun memiliki banyak keuntungan, menjalankan AI secara on-premises bukanlah hal yang sederhana. Sebagian besar perusahaan sudah memiliki infrastruktur IT yang dibangun untuk kebutuhan tradisional, seperti server berbasis CPU. Sementara itu, AI modern membutuhkan sumber daya yang berbeda, terutama GPU (Graphics Processing Unit) yang memiliki kemampuan pemrosesan paralel jauh lebih tinggi. Masalah lainnya adalah kebutuhan GPU yang dapat berubah-ubah. Pada jam tertentu, aplikasi AI mungkin membutuhkan banyak GPU untuk melayani permintaan pengguna yang tinggi. Namun pada waktu lain, sebagian GPU bisa saja tidak digunakan. Karena harga GPU sangat mahal, perusahaan membutuhkan cara agar sumber daya tersebut dapat digunakan secara fleksibel dan efisien. Dua Komponen Penting untuk Infrastruktur AI Modern Menurut Extreme Networks dan LIQID, terdapat dua komponen utama yang harus bekerja bersama agar AI dapat berjalan optimal: 1. Jaringan Berkecepatan Tinggi AI membutuhkan pertukaran data yang sangat cepat antar server. Oleh karena itu, diperlukan jaringan yang memiliki: Latensi rendah Bandwidth tinggi Tidak terjadi kemacetan data (lossless network) Performa yang konsisten Jaringan yang baik memastikan proses inferensi AI dapat berjalan tanpa hambatan. 2. Infrastruktur Komputasi yang Fleksibel Selain jaringan, perusahaan juga membutuhkan kemampuan untuk menambah atau mengurangi sumber daya seperti GPU, memori, dan penyimpanan sesuai kebutuhan. Dengan pendekatan ini, perusahaan tidak perlu membeli perangkat keras secara berlebihan dan dapat mengoptimalkan investasi yang sudah dimiliki. Peran LIQID Matrix Dalam kerja sama ini, LIQID menghadirkan solusi bernama LIQID Matrix®. LIQID Matrix merupakan platform software-defined composable infrastructure yang memungkinkan perusahaan mengelola dan mengalokasikan sumber daya GPU, memori, dan storage secara dinamis melalui satu antarmuka terpadu. Secara sederhana, teknologi ini memungkinkan perusahaan “merakit” sumber daya komputasi sesuai kebutuhan aplikasi yang sedang berjalan. Jika sebuah aplikasi AI membutuhkan lebih banyak GPU, sistem dapat mengalokasikan GPU tambahan secara otomatis. Ketika kebutuhan berkurang, sumber daya tersebut dapat digunakan kembali oleh aplikasi lain. Pendekatan ini membantu meningkatkan utilisasi perangkat keras sekaligus mengurangi pemborosan investasi. Peran Extreme Networks Sementara itu, Extreme Networks menyediakan fondasi jaringan dan otomatisasi yang diperlukan untuk mendukung lingkungan AI modern. Solusi yang ditawarkan meliputi: Perangkat jaringan berperforma tinggi Software manajemen jaringan Extreme Fabric untuk otomatisasi dan penyederhanaan operasional Dengan teknologi ini, perusahaan dapat membangun jaringan yang lebih stabil, aman, dan mudah dikelola, bahkan ketika kebutuhan AI terus berkembang. Manfaat Kerja Sama Extreme dan LIQID Kombinasi solusi dari kedua perusahaan ini memberikan sejumlah manfaat bagi organisasi yang ingin mengadopsi AI, antara lain: Implementasi AI yang lebih cepat. Penggunaan GPU yang lebih efisien. Biaya operasional yang lebih terkendali. Skalabilitas yang lebih baik saat kebutuhan AI meningkat. Keamanan dan kontrol data yang lebih tinggi karena seluruh sistem berada di lingkungan perusahaan. Risiko implementasi yang lebih rendah. Dengan kata lain, perusahaan dapat lebih fokus pada pengembangan aplikasi AI tanpa harus khawatir mengenai keterbatasan infrastruktur. Kesimpulan Tren AI saat ini mulai bergeser dari tahap eksperimen menuju implementasi nyata dalam operasional bisnis. Perubahan ini membuat kebutuhan akan infrastruktur AI yang stabil, fleksibel, dan efisien menjadi semakin penting. Melalui kolaborasi antara Extreme Networks dan LIQID, perusahaan kini memiliki pilihan untuk membangun lingkungan AI on-premises yang mampu memberikan performa tinggi sekaligus mengoptimalkan penggunaan sumber daya. Bagi organisasi yang ingin menjalankan AI secara aman, hemat biaya, dan memiliki kontrol penuh terhadap data, kombinasi teknologi jaringan dari Extreme Networks dan platform komputasi fleksibel dari LIQID dapat menjadi fondasi yang kuat untuk mendukung transformasi AI di masa depan. extreme networks Indonesia merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang bertindak sebagai partner resmi Barracuda. Selain itu, kami juga berperan sebagai penyedia layanan (vendor) sekaligus distributor berbagai produk Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.
AI yang Membantu Menghemat Energi: Panduan Infrastruktur Cerdas di Tahun 2026
Saat ini, banyak perusahaan mulai menghadapi masalah baru dalam dunia teknologi. Bukan lagi soal performa server atau kapasitas penyimpanan data, tetapi soal konsumsi listrik. Semakin banyak perusahaan menggunakan Artificial Intelligence (AI), semakin besar pula kebutuhan energi yang dibutuhkan. Banyak tim IT mulai menyadari bahwa proyek AI mereka berjalan sukses, pelanggan puas, dan bisnis berkembang. Namun di sisi lain, tagihan listrik meningkat dan kapasitas daya mulai terbatas. Situasi ini memunculkan pertanyaan besar: apakah perusahaan harus memperlambat penggunaan AI demi menghemat listrik, atau tetap berkembang sambil mencari cara agar lebih efisien? Jawabannya adalah keduanya bisa dilakukan sekaligus. Menariknya, AI justru dapat membantu perusahaan menghemat energi jika digunakan dengan tepat. AI Tidak Hanya Mengonsumsi Energi, Tapi Juga Bisa Menghematnya Banyak orang menganggap AI hanya membuat konsumsi listrik meningkat. Memang benar, sistem AI membutuhkan daya besar, terutama untuk data center dan proses komputasi. Namun, teknologi AI juga dapat digunakan untuk mengelola energi dengan lebih cerdas. AI mampu mempelajari pola penggunaan listrik, memantau aktivitas jaringan, mengatur pendinginan ruangan, hingga mengoptimalkan penggunaan perangkat secara otomatis. Dengan kata lain, AI bisa membantu perusahaan mengurangi pemborosan energi di berbagai area operasional. Data Center Menjadi Area Penghematan Terbesar Salah satu tempat yang paling banyak mengonsumsi listrik adalah data center. Bukan hanya server yang membutuhkan daya besar, tetapi juga sistem pendingin ruangan atau HVAC (Heating, Ventilation, and Air Conditioning). Selama bertahun-tahun, banyak data center menggunakan pendingin dengan cara sederhana: suhu diatur dingin terus-menerus agar server aman. Namun pendekatan ini sering menyebabkan pemborosan energi. Kini, AI mulai digunakan untuk mengontrol pendinginan secara otomatis. AI dapat membaca data suhu, kelembapan, dan aktivitas server secara real time, lalu menyesuaikan pendinginan sesuai kebutuhan sebenarnya. Hasilnya: Konsumsi listrik lebih rendah Suhu tetap stabil Pendinginan lebih efisien Tagihan energi menurun AI Membantu Menentukan Waktu Komputasi yang Lebih Hemat Energi Selain mengatur pendinginan, AI juga membantu menentukan kapan proses komputasi dilakukan. Beberapa perusahaan besar seperti Google mulai menerapkan konsep carbon-aware computing. Artinya, pekerjaan AI dijalankan pada waktu ketika energi terbarukan seperti tenaga surya atau angin sedang melimpah. Sebagai contoh: Training AI dilakukan siang hari saat tenaga surya tinggi Analisis data besar dijalankan ketika beban listrik rendah Cara ini membantu mengurangi emisi karbon tanpa mengurangi performa layanan. Jaringan Internet dan Wi-Fi Juga Bisa Lebih Hemat Selain data center, jaringan internet dan Wi-Fi perusahaan juga sering menggunakan energi lebih besar dari yang dibutuhkan. Banyak access point dan switch jaringan tetap aktif penuh meskipun tidak ada pengguna. AI kini mampu memantau aktivitas pengguna dan mengatur perangkat jaringan secara otomatis. Contohnya: Access point masuk mode hemat daya saat kantor kosong Port jaringan yang tidak digunakan dimatikan sementara Bandwidth disesuaikan sesuai kebutuhan pengguna Teknologi ini sudah diuji oleh perusahaan telekomunikasi seperti Vodafone dan Ericsson pada jaringan 5G. Hasilnya, konsumsi daya perangkat radio bisa berkurang hingga 33% tanpa mengganggu pengalaman pengguna. Gedung Perkantoran Menjadi Lebih Pintar AI juga mulai digunakan dalam pengelolaan gedung pintar atau smart building. Sebelumnya, sistem gedung biasanya menggunakan jadwal tetap seperti: Lampu menyala pukul 08.00 Pendingin aktif sampai pukul 18.00 Padahal kondisi kantor tidak selalu sama setiap hari. Kini AI dapat membaca: Kehadiran karyawan Data sensor ruangan Aktivitas Wi-Fi Kondisi cuaca Berdasarkan data tersebut, AI menyesuaikan pencahayaan dan pendinginan secara otomatis agar lebih hemat energi tetapi tetap nyaman bagi pengguna. Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan AI pada sistem gedung dapat membantu mengurangi konsumsi energi hingga belasan persen dalam jangka panjang. Model AI yang Lebih Kecil Ternyata Lebih Efisien Tidak semua pekerjaan membutuhkan model AI berukuran besar. Saat ini banyak perusahaan mulai menggunakan model AI kecil yang lebih ringan dan hemat daya untuk tugas sederhana. Contohnya: Chatbot sederhana tidak perlu AI terbesar Sistem analisis ringan bisa menggunakan model khusus Penggunaan token AI dibuat lebih efisien Pendekatan ini membantu mengurangi penggunaan listrik tanpa menurunkan kualitas layanan. Ibaratnya seperti menggunakan lampu LED dibanding lampu besar yang boros listrik. Digital Twin Membantu Simulasi Penghematan Energi Teknologi lain yang mulai populer adalah digital twin. Digital twin adalah model virtual dari sistem nyata seperti gedung, data center, atau pabrik. Dengan digital twin, perusahaan dapat mencoba perubahan terlebih dahulu secara virtual sebelum diterapkan langsung. Contohnya: Menguji pengaturan pendingin baru Simulasi penghematan listrik Prediksi kerusakan perangkat Analisis efisiensi operasional Cara ini membantu perusahaan mengurangi risiko sekaligus meningkatkan efisiensi energi. Regulasi Energi Semakin Ketat Selain alasan biaya, perusahaan juga mulai menghadapi aturan baru terkait efisiensi energi. Di Eropa, data center dengan kapasitas besar mulai diwajibkan melaporkan penggunaan energi setiap tahun. Sementara di Amerika Serikat, pemerintah mulai mempercepat pengawasan terhadap pembangunan data center dan dampaknya terhadap jaringan listrik. Karena itu, efisiensi energi kini bukan hanya soal penghematan biaya, tetapi juga bagian penting dari strategi bisnis modern. Masa Depan Infrastruktur Akan Lebih Pintar Di masa depan, perusahaan tidak hanya fokus meningkatkan performa teknologi, tetapi juga efisiensi energi. AI akan membantu infrastruktur menjadi lebih cerdas, seperti: Pendinginan otomatis Jaringan hemat daya Gedung pintar Penjadwalan komputasi ramah lingkungan Sistem monitoring energi real time Perusahaan yang mampu menggabungkan AI dan efisiensi energi akan lebih siap menghadapi pertumbuhan teknologi di masa depan. Kesimpulan AI memang membutuhkan energi besar, tetapi teknologi yang sama juga dapat membantu perusahaan mengurangi pemborosan listrik secara signifikan. Mulai dari data center, jaringan, gedung, hingga model AI itu sendiri, semuanya dapat dioptimalkan menggunakan kecerdasan buatan. Di tahun 2026 dan seterusnya, perusahaan yang sukses bukan hanya yang memiliki AI paling canggih, tetapi juga yang mampu menggunakan AI secara cerdas, efisien, dan berkelanjutan. extreme networks Indonesia merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang bertindak sebagai partner resmi extreme networks. Selain itu, kami juga berperan sebagai penyedia layanan (vendor) sekaligus distributor berbagai produk Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.
Extreme Partner Communities Kembali Hadir dengan Lebih Banyak Kesempatan untuk Belajar dan Berkembang
Bagi banyak partner, program Extreme Partner Communities selama ini menjadi tempat yang penting untuk saling terhubung, belajar, dan berbagi pengalaman. Kini, program tersebut kembali hadir dengan berbagai pembaruan yang lebih menarik, lebih luas, dan memberikan lebih banyak manfaat bagi para partner. Melalui pembaruan ini, Extreme Networks menghadirkan pengalaman komunitas yang lebih modern dengan tambahan fitur baru, sistem partisipasi yang lebih jelas, serta tingkat komunitas baru yang dirancang untuk memberikan penghargaan kepada partner yang aktif dan berkontribusi lebih besar. Perubahan ini dibuat berdasarkan masukan dari para partner agar komunitas menjadi lebih bermanfaat dan mendukung pertumbuhan bisnis maupun pengembangan kemampuan profesional. Apa Itu Extreme Partner Communities? Extreme Partner Communities adalah program komunitas khusus partner yang dirancang untuk membantu para profesional di bidang penjualan dan teknis agar dapat: Menambah wawasan dan pengetahuan Memperluas jaringan profesional Berbagi pengalaman dan solusi Mendapatkan akses ke berbagai informasi terbaru Berkolaborasi dengan partner lain di seluruh dunia Program ini mempertemukan berbagai anggota komunitas seperti Champions, Heroes, dan tier terbaru bernama Ambassadors dalam satu ekosistem global. Dengan adanya komunitas ini, partner dari berbagai negara dan bidang dapat saling berbagi praktik terbaik, berdiskusi tentang solusi teknologi, dan mendukung pertumbuhan satu sama lain. Dibangun Berdasarkan Kebutuhan Partner Saat mengembangkan kembali program ini, Extreme Networks melakukan pendekatan berdasarkan kebutuhan nyata dari para partner. Hasilnya, komunitas ini dibangun di atas lima pilar utama yang dianggap paling penting oleh para partner, yaitu: 1. Learning (Pembelajaran) Partner mendapatkan akses terhadap informasi terbaru mengenai teknologi dan solusi dari Extreme Networks. Hal ini membantu partner tetap mengikuti perkembangan industri IT dan networking sehingga dapat memberikan solusi yang lebih baik kepada pelanggan. Selain itu, pembelajaran ini juga membantu meningkatkan kemampuan teknis maupun penjualan. 2. Collaboration (Kolaborasi) Extreme Partner Communities menyediakan ruang khusus bagi partner untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman. Partner dapat saling bertukar ide, membahas tantangan di lapangan, hingga mempelajari studi kasus nyata dari partner lain. Kolaborasi seperti ini sangat membantu terutama dalam menghadapi kebutuhan pelanggan yang semakin kompleks. 3. Community & Mentorship Selain belajar bersama, komunitas ini juga membuka kesempatan untuk membangun hubungan lebih dekat dengan para ahli dan pemimpin dari Extreme Networks. Partner juga dapat memperoleh mentoring atau bimbingan dari anggota komunitas yang lebih berpengalaman. Dengan adanya mentorship, partner baru dapat lebih cepat berkembang dan memahami solusi teknologi yang ditawarkan. 4. Innovation (Inovasi) Program ini juga memberikan kesempatan bagi partner untuk mengenal inovasi terbaru lebih awal. Dalam beberapa kesempatan, anggota komunitas dapat mencoba inisiatif teknologi baru dan mengikuti aktivitas inovasi secara langsung. Hal ini membantu partner lebih siap menghadapi perubahan teknologi di masa depan. 5. Events & Recognition Extreme Partner Communities menghadirkan berbagai webinar, acara komunitas, hingga program penghargaan bagi partner yang aktif berkontribusi. Partner yang menunjukkan performa baik dan kontribusi besar dapat memperoleh pengakuan khusus dari komunitas. Program ini tidak hanya membantu meningkatkan kemampuan, tetapi juga memperkuat reputasi partner di industri teknologi. Hadirnya Tier Baru: Ambassador Salah satu pembaruan terbesar dalam program ini adalah hadirnya komunitas baru bernama Ambassador. Tier Ambassador dibuat untuk memberikan penghargaan kepada anggota komunitas yang aktif, berpengaruh, dan memiliki kontribusi besar dalam pengembangan komunitas. Ambassador dipilih melalui sistem nominasi oleh Community Captains dari komunitas Champions dan Heroes. Para Ambassador memiliki peran penting seperti: Membantu mengembangkan komunitas Berbagi pengetahuan dan pengalaman Menjadi perwakilan partner di pasar Mendukung pertumbuhan ekosistem partner Tier baru ini memberikan jalur yang lebih jelas bagi partner yang ingin meningkatkan keterlibatan dan pengaruh mereka di dalam komunitas. Mengapa Komunitas Partner Menjadi Penting? Di era transformasi digital saat ini, dunia teknologi berkembang sangat cepat. Partner IT tidak hanya dituntut menjual produk, tetapi juga memahami solusi, tren teknologi, keamanan jaringan, hingga kebutuhan bisnis pelanggan. Karena itu, komunitas partner seperti ini menjadi sangat penting karena membantu partner untuk: Tetap update dengan perkembangan teknologi Memperluas koneksi profesional Mendapatkan dukungan teknis dan bisnis Meningkatkan kemampuan tim Memperkuat peluang bisnis baru Melalui kolaborasi komunitas, partner dapat berkembang lebih cepat dibanding bekerja sendiri. Kesempatan untuk Bergabung Bagi perusahaan atau individu yang belum menjadi partner Extreme Networks, tersedia program bernama Extreme Partner First Program. Program ini dirancang untuk membantu partner membangun bisnis yang lebih kuat melalui dukungan teknologi, pelatihan, dan komunitas global. Sementara itu, bagi partner yang sudah tergabung dalam ekosistem Extreme, mereka dapat mengikuti Extreme Partner Communities dengan memenuhi persyaratan tertentu melalui portal partner resmi. Kesimpulan Kembalinya Extreme Partner Communities menunjukkan komitmen Extreme Networks dalam membangun ekosistem partner yang lebih kuat, kolaboratif, dan inovatif. Dengan berbagai fitur baru, tier Ambassador, program pembelajaran, kolaborasi, hingga penghargaan komunitas, partner kini memiliki lebih banyak kesempatan untuk berkembang dan meningkatkan kemampuan mereka di dunia teknologi modern. Komunitas ini bukan hanya tempat berbagi informasi, tetapi juga menjadi wadah untuk membangun hubungan profesional, memperluas wawasan, dan bersama-sama menghadapi perkembangan industri IT yang terus berubah. extreme networks Indonesia merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang bertindak sebagai partner resmi extreme networks. Selain itu, kami juga berperan sebagai penyedia layanan (vendor) sekaligus distributor berbagai produk Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.
Extreme Partner First™: Evolusi Baru dalam Program Kemitraan
Memasuki tahun 2026, kami dengan bangga memperkenalkan pembaruan besar pada program kemitraan kami, sekaligus meluncurkan identitas baru untuk ekosistem partner secara keseluruhan. Inilah Extreme Partner First, sebuah konsep yang mencerminkan komitmen kami untuk menempatkan partner sebagai prioritas utama. Apa Itu Extreme Partner First? Setiap perubahan besar selalu dimulai dari komunikasi, dan dalam hal ini, masukan dari para partner menjadi dasar utama transformasi kami. Kami telah merancang ulang kerangka kerja kemitraan sehingga kini semua jenis partner berada dalam satu sistem yang terintegrasi. Melalui Extreme Partner First, seluruh partner seperti reseller, distributor, Managed Service Provider (MSP), hingga aliansi teknologi, kini berada dalam satu ekosistem yang terpadu. Tujuannya adalah untuk membuat kerja sama dengan Extreme Networks menjadi lebih mudah, transparan, dan menguntungkan. Selain itu, pembaruan ini juga menghadirkan berbagai peningkatan pada program reseller, yang disesuaikan dengan kebutuhan dan masukan dari partner. Apa Saja yang Baru? Berikut beberapa pembaruan utama dalam program Extreme Partner First: 1. Sistem Insentif yang Lebih Jelas dan Menguntungkan Kini tersedia struktur rebate global berbasis SKU (produk) yang lebih terstandarisasi. Dengan sistem ini, partner bisa mendapatkan keuntungan yang lebih besar berdasarkan volume penjualan. Selain itu, ada tambahan insentif khusus untuk solusi berbasis AI dan jaringan cloud. 2. Registrasi Deal yang Lebih Transparan Proses registrasi proyek kini lebih cepat dan jelas. Target persetujuan ditetapkan dalam waktu 48 jam, dengan sistem perlindungan otomatis. Aturan juga dibuat konsisten secara global, sehingga partner dapat bekerja dengan lebih percaya diri dan cepat. 3. Sistem Deal Global yang Terpadu Semua proses penawaran kini disatukan dalam satu sistem global, dengan harga yang jelas dan alat identifikasi partner yang memudahkan kerja sama lintas negara. Hal ini membantu partner untuk berkembang secara global dengan lebih mudah. 4. Pelatihan dan Sertifikasi yang Ditingkatkan Program pelatihan kini lebih relevan dengan kebutuhan industri, termasuk sertifikasi gabungan untuk instalasi dan troubleshooting. Selain itu, materi juga sudah disesuaikan dengan teknologi terbaru seperti AI dan cloud networking, sehingga partner dapat meningkatkan kemampuan teknis mereka. 5. Pengalaman Partner yang Lebih Modern Portal partner kini lebih mudah digunakan dan dilengkapi dengan berbagai fitur seperti self-service tools, layanan marketing, serta komunitas partner. Semua ini dirancang agar partner bisa bekerja lebih cepat dan tetap terhubung dengan ekosistem. Apa yang Paling Penting bagi Partner? Melalui pembaruan ini, fokus utama adalah memberikan nilai yang benar-benar dibutuhkan oleh partner, yaitu: Keuntungan yang stabil dan terprediksi Proses yang sederhana dan mudah dipahami Kemampuan teknis yang terus berkembang Konsistensi dalam kerja sama global Komunitas yang kuat dan saling mendukung Dengan pendekatan ini, partner tidak hanya mendapatkan keuntungan finansial, tetapi juga dukungan dalam mengembangkan bisnis mereka secara berkelanjutan. Pendapat dari Partner Salah satu partner, Richard Simmons, Director of Network Solutions di Logicalis, menyampaikan pandangannya: “Ketika bekerja sama dengan vendor, tujuan kami adalah membangun kemitraan jangka panjang yang saling menguntungkan, terutama untuk kesuksesan pelanggan. Program partner terbaru dari Extreme menunjukkan komitmen yang jelas ke arah tersebut, dengan mengurangi kompleksitas dan menghadirkan proses yang lebih transparan serta mudah diprediksi. Dengan kolaborasi yang lebih erat dan proses yang lebih sederhana, kami dapat merencanakan dan menjalankan strategi dengan lebih efektif di pasar yang kompetitif.” Cara Bergabung dengan Extreme Partner First Bagi Anda yang tertarik untuk menjadi bagian dari program ini, Extreme menyediakan berbagai fasilitas yang dapat langsung dimanfaatkan setelah bergabung, antara lain: 1. Extreme Partner Portal Sebuah platform utama untuk mengelola berbagai kebutuhan partner, mulai dari registrasi deal, pelatihan, materi pemasaran, hingga interaksi dengan komunitas. 2. Extreme Partner Demand Center Fitur ini menyediakan kampanye pemasaran siap pakai serta materi yang dapat disesuaikan dengan brand Anda, sehingga membantu meningkatkan peluang penjualan. 3. Extreme Partner Pulse Podcast Podcast khusus yang dirancang untuk partner, berisi insight, kisah sukses, serta strategi dari para ahli industri. 4. Extreme Partner Sales AI Assistant Sebuah alat berbasis AI yang membantu mempercepat proses penjualan, mulai dari mengidentifikasi peluang hingga membantu menutup deal dengan lebih percaya diri. Kesimpulan Extreme Partner First bukan sekadar pembaruan program, tetapi merupakan langkah besar dalam membangun ekosistem kemitraan yang lebih modern, transparan, dan menguntungkan. Dengan berbagai fitur dan manfaat yang ditawarkan, program ini dirancang untuk membantu partner berkembang lebih cepat dan bersaing di pasar global. Jika Anda mencari kemitraan yang tidak hanya fokus pada bisnis, tetapi juga pada pertumbuhan jangka panjang, maka Extreme Partner First adalah solusi yang tepat. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan extreme networks indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi extremenetworks.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
Membuka Potensi Penuh AI: Mengapa Storage Generasi Baru Menjadi Penentu Utama
Di banyak data center di seluruh dunia, GPU (Graphics Processing Unit) sebenarnya sudah siap bekerja. Namun, sering kali GPU tersebut menganggur sambil menunggu data yang belum sampai. Masalah utama dalam penerapan AI di perusahaan ternyata bukan kekuatan komputasi, melainkan sistem penyimpanan data (storage) yang tidak mampu menyuplai data dengan cukup cepat. Seiring perusahaan menggunakan model AI yang semakin besar dan dataset yang semakin kompleks, keterbatasan arsitektur lama mulai terlihat jelas. Tanpa fondasi storage yang mampu memberikan kecepatan tinggi dan latensi rendah, bahkan klaster komputasi paling canggih pun tidak bisa bekerja secara optimal. AI Berkembang Pesat, Infrastruktur Harus Mengikuti Dalam satu tahun terakhir, adopsi AI meningkat sangat cepat dan memicu perubahan besar pada infrastruktur IT perusahaan. Selama ini, fokus utama sering tertuju pada GPU, akselerator, dan komputasi paralel. Namun kenyataannya, lapisan data yang menentukan seberapa efektif semua teknologi tersebut bisa dimanfaatkan. Beban kerja AI sangat berbeda dibandingkan aplikasi tradisional. AI bersifat: Berulang (iteratif) Terdistribusi Sangat boros bandwidth Karena itu, storage yang dulu dianggap sekadar tempat menyimpan data kini berubah menjadi komponen kunci keberhasilan AI. Storage harus berkembang menjadi sistem cerdas dan berperforma tinggi yang mendukung seluruh siklus AI, dari awal hingga akhir. Perubahan Cara Data Digunakan oleh AI Beban kerja AI bergantung pada dataset yang sangat besar, sering disebut sebagai data lake. Data ini memiliki tiga karakter utama yang menantang sistem storage tradisional: 1. Volume (Jumlah Data) Model AI bisa menggunakan petabyte data, mulai dari database terstruktur, data sensor, log sistem, hingga gambar dan video. Storage terpusat dan sistem file lama sering kali tidak sanggup menangani beban sebesar ini secara terus-menerus. 2. Velocity (Kecepatan Akses) Proses pelatihan AI membutuhkan pembacaan data berulang kali dalam jumlah besar. Sementara itu, AI inference (prediksi) membutuhkan respons hampir real-time. Storage harus mampu memberikan akses cepat dan stabil, sesuatu yang tidak dirancang pada sistem NAS atau SAN tradisional. 3. Variety (Jenis Data) Data AI sangat beragam: teks, suara, gambar, video, hingga data telemetri. Setiap jenis data memiliki pola akses yang berbeda. Sistem storage statis tidak lagi cukup fleksibel untuk menangani variasi ini secara efisien. Singkatnya, AI tidak hanya menghasilkan lebih banyak data, tetapi juga mengubah perilaku data itu sendiri. Perubahan Arsitektur Storage untuk AI Untuk menjawab kebutuhan AI, arsitektur storage juga mengalami transformasi besar. Storage kini berkembang menjadi fabric data berkecepatan tinggi yang terintegrasi erat dengan komputasi dan jaringan. Beberapa perubahan utama meliputi: Data Lake Berskala Besar AI membutuhkan repositori data terpusat yang mampu menyimpan data mentah dalam berbagai format. Storage berbasis objek yang bisa diskalakan secara horizontal menjadi pilihan utama karena mampu menangani akses paralel dalam jumlah besar. Media Storage Berperforma Tinggi SSD dan teknologi memori berkecepatan tinggi semakin umum digunakan. Selain itu, teknologi NVMe over Fabrics (NVMe-oF) memungkinkan data berpindah dengan latensi sangat rendah antar server dan storage. Manajemen Sumber Daya Dinamis Storage modern harus bisa menyesuaikan kapasitas dan performa secara otomatis sesuai beban kerja AI. Fleksibilitas ini sangat penting, terutama untuk lingkungan AI yang tersebar di banyak lokasi. AI di Edge AI tidak lagi hanya berjalan di data center. Banyak proses inference kini dilakukan di edge, seperti pabrik, rumah sakit, atau kendaraan. Ini membutuhkan storage lokal yang cepat dan andal agar keputusan bisa diambil secara instan. Jalur Data Berkecepatan Tinggi untuk AI Dalam lingkungan AI, pergerakan data menjadi faktor krusial. Teknologi jaringan tradisional sering menambah latensi dan membebani CPU. Di sinilah teknologi seperti NVMe-oF dan RDMA (Remote Direct Memory Access) berperan penting. NVMe-oF memungkinkan storage jarak jauh bekerja seolah-olah berada di server lokal, dengan latensi sangat rendah. RDMA memungkinkan sistem mengakses memori sistem lain tanpa melibatkan CPU, sehingga jauh lebih cepat dan efisien. RDMA tersedia melalui InfiniBand dan Ethernet (RoCE). RoCE semakin populer karena memanfaatkan jaringan Ethernet yang sudah ada, sehingga lebih ekonomis dan fleksibel. Storage Cerdas dengan Software-Defined Storage Kecepatan saja tidak cukup. Storage juga harus cerdas dan adaptif. Inilah peran Software-Defined Storage (SDS). SDS memisahkan pengelolaan storage dari perangkat keras, sehingga: Mudah diskalakan Bisa menggabungkan berbagai jenis storage Dikelola secara otomatis berdasarkan kebijakan Manfaat SDS untuk AI antara lain: Skalabilitas elastis Alokasi sumber daya otomatis Optimalisasi performa berbasis kebijakan Dengan SDS, storage menjadi bagian aktif dari ekosistem AI, bukan sekadar tempat menyimpan data. Masa Depan Storage di Era AI Di era AI, storage bukan lagi komponen pasif. Storage yang efisien akan menentukan seberapa maksimal investasi GPU dapat dimanfaatkan. Latensi rendah dan alur data yang lancar berarti pelatihan lebih cepat dan biaya lebih efisien. Ke depan, batas antara compute, network, dan storage akan semakin kabur. Semua akan menyatu dalam satu sistem adaptif dan cerdas. Di era AI, data hanya akan sekuat storage yang mengantarkannya. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan extreme networks indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi extremenetworks.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
Extreme Networks Bergabung dengan Linux Foundation dan Ultra Ethernet Consortium, Perkuat Komitmen terhadap Inovasi Industri
Sebagai bagian dari komitmennya untuk mendorong inovasi industri dan mendukung standar terbuka yang meningkatkan pengalaman pelanggan, Extreme Networks secara resmi bergabung dengan Ultra Ethernet Consortium (UEC) dan Linux Foundation. Melalui keanggotaan ini, Extreme Networks ingin berperan aktif dalam pengembangan standar teknologi yang memudahkan pelanggan mengelola jaringan modern, khususnya dalam lingkungan multi-vendor dan berbasis kecerdasan buatan (AI). Langkah ini menunjukkan keseriusan Extreme Networks dalam membangun ekosistem jaringan yang terbuka, fleksibel, dan siap menghadapi kebutuhan teknologi masa depan. Mengenal Ultra Ethernet Consortium (UEC) Ethernet telah lama menjadi teknologi jaringan yang paling banyak digunakan di dunia. Alasannya sederhana: Ethernet memiliki ekosistem yang luas, mudah diimplementasikan, dan telah digunakan selama puluhan tahun di berbagai industri. Namun, seiring berkembangnya teknologi—terutama AI dan komputasi skala besar—muncul tantangan baru yang tidak sepenuhnya bisa dipenuhi oleh teknologi Ethernet tradisional. Beban jaringan saat ini jauh lebih berat, terutama untuk: Pemrosesan AI Analitik data skala besar High Performance Computing (HPC) Data center modern berskala besar Untuk menjawab tantangan tersebut, sejumlah vendor teknologi dan operator jaringan membentuk Ultra Ethernet Consortium (UEC). Tujuan utama UEC adalah mengembangkan Ethernet generasi baru dengan menambahkan fitur dan kemampuan yang lebih canggih, tanpa meninggalkan keandalan Ethernet yang sudah terbukti. UEC berfokus pada peningkatan kecepatan Ethernet hingga 400G dan 800G per detik, sehingga mampu menangani kebutuhan bandwidth yang sangat besar. Dengan kemampuan ini, Ultra Ethernet kini menjadi teknologi pilihan untuk menjalankan beban kerja AI di data center modern, terutama yang menggunakan model scale-out. Ultra Ethernet sendiri merupakan standar komunikasi terbuka berbasis Ethernet generasi berikutnya. Standar ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan performa tinggi, skalabilitas, dan interoperabilitas yang dibutuhkan oleh aplikasi AI dan komputasi performa tinggi. Dengan bergabungnya Extreme Networks ke UEC, perusahaan ini dapat berkontribusi langsung dalam pengembangan standar Ethernet terbuka. Hal ini memungkinkan pelanggan Extreme untuk lebih lincah, fleksibel, dan bebas vendor, terutama saat menjalankan lingkungan jaringan yang didukung AI. Peran Linux Foundation dalam Inovasi Terbuka Selain UEC, Extreme Networks juga bergabung dengan Linux Foundation, sebuah organisasi global yang berperan besar dalam pengembangan teknologi berbasis open source. Linux Foundation dikenal sebagai wadah kolaborasi berbagai perusahaan teknologi untuk membangun solusi bersama yang dapat digunakan secara luas oleh industri. Linux Foundation mendukung: Pengembangan teknologi bersama Standar terbuka Proyek open source berskala besar Inovasi yang lebih cepat dan inklusif Extreme Networks bergabung dengan Linux Foundation sebagai bagian dari komitmennya untuk memberikan kebebasan memilih teknologi kepada pelanggan, mempercepat inovasi, serta mengurangi hambatan dalam mengadopsi teknologi baru seperti AI. Bagi pelanggan, pendekatan ini berarti mereka tidak terikat pada satu vendor atau solusi tertutup, dan dapat dengan mudah mengintegrasikan berbagai teknologi sesuai kebutuhan bisnis. Mendorong Industri Jaringan ke Arah Masa Depan Dengan menjadi anggota Linux Foundation dan Ultra Ethernet Consortium, Extreme Networks kini berada di titik strategis antara: Inovasi perangkat lunak open source Standar jaringan generasi terbaru Posisi ini memungkinkan Extreme untuk terus mendorong inovasi jaringan, mulai dari data center hingga edge network, sekaligus menjawab kebutuhan beban kerja AI dan data yang semakin kompleks. Extreme Networks berkomitmen untuk membangun ekosistem jaringan yang terintegrasi, terbuka, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Melalui kolaborasi industri, Extreme ingin memastikan teknologi jaringan dapat berkembang seiring meningkatnya kebutuhan AI dan data-intensive workloads. Extreme Platform ONE™: Jaringan All-in-One Berbasis AI Sebagai bagian dari inovasinya, Extreme juga menghadirkan Extreme Platform ONE™, sebuah platform jaringan all-in-one yang dirancang untuk menyederhanakan pengelolaan jaringan modern. Platform ini didukung oleh teknologi AI percakapan (conversational AI), multimodal AI, dan agentic AI, yang membantu tim IT: Mengelola jaringan lebih mudah Mendeteksi masalah lebih cepat Mengambil keputusan secara lebih cerdas Extreme Platform ONE™ menjadi contoh nyata bagaimana standar terbuka, AI, dan inovasi jaringan dapat digabungkan untuk menciptakan pengalaman pelanggan yang lebih baik. Kesimpulan Bergabungnya Extreme Networks dengan Ultra Ethernet Consortium dan Linux Foundation menegaskan komitmen perusahaan dalam mendorong inovasi terbuka, standar industri, dan jaringan siap AI. Langkah ini tidak hanya menguntungkan Extreme, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi pelanggan yang membutuhkan solusi jaringan modern, fleksibel, dan berkelanjutan. Di era AI dan data berskala besar, kolaborasi industri dan standar terbuka menjadi kunci. Extreme Networks mengambil peran aktif dalam perjalanan tersebut—membantu membentuk masa depan jaringan dari sekarang. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan extreme networks indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi extremenetworks.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!