Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) saat ini tidak hanya mengubah cara perusahaan bekerja, tetapi juga mengubah cara data center dibangun dan dioperasikan. Jika dulu data center hanya dirancang untuk menjalankan aplikasi biasa, kini semuanya harus disesuaikan dengan kebutuhan AI yang jauh lebih besar dan kompleks. Para ahli bahkan menyebut bahwa perubahan dalam 5–10 tahun ke depan akan lebih besar dibanding perkembangan data center selama 20 tahun terakhir. Hal ini terjadi karena AI membutuhkan kemampuan jaringan, komputasi, dan penyimpanan data yang jauh lebih tinggi dibanding sistem tradisional. Perubahan Cara Data Bergerak di Data Center Untuk memahami mengapa AI mengubah data center secara besar-besaran, kita perlu melihat bagaimana pola lalu lintas data berkembang dari waktu ke waktu. Era Lama: North-South Traffic Pada masa sebelumnya, data center lebih fokus melayani aplikasi web, database, dan layanan cloud biasa. Pola lalu lintas data saat itu disebut “North-South”, yaitu data bergerak dari pengguna internet ke server lalu kembali lagi ke pengguna. Di era ini: Server masih berbasis CPU Kecepatan jaringan sekitar 10–25Gbps Penggunaan GPU masih sedikit Pendinginan menggunakan udara biasa Kebutuhan daya per rack relatif kecil Karena tidak semua pengguna mengakses data secara bersamaan, jaringan tidak perlu terlalu kompleks. Era Cloud: East-West Traffic Ketika teknologi cloud dan microservices mulai berkembang, pola lalu lintas berubah menjadi “East-West”. Artinya, komunikasi lebih banyak terjadi antar server di dalam data center, bukan hanya antara pengguna dan server. Server mulai saling bertukar data secara terus-menerus untuk menjalankan aplikasi modern. Perubahan ini membuat desain jaringan data center ikut berkembang agar komunikasi antar server lebih cepat dan stabil. Namun ternyata, perubahan tersebut hanyalah awal sebelum datangnya era AI. Era AI: Beban Jaringan Meledak AI membawa kebutuhan jaringan ke level yang jauh lebih tinggi. Proses training AI membutuhkan ribuan GPU yang bekerja bersama secara bersamaan. Setiap GPU harus terus bertukar data dengan GPU lain dalam jumlah sangat besar dan dengan kecepatan tinggi. Bayangkan ribuan orang di dalam gedung mencoba memindahkan piano secara bersamaan ke ruangan lain dalam waktu yang sama. Itulah gambaran sederhana bagaimana jaringan AI bekerja. Jika satu GPU mengalami keterlambatan, seluruh proses training bisa ikut melambat. Karena itu, jaringan AI harus memiliki: Latensi sangat rendah Koneksi stabil Hampir tanpa packet loss Bandwidth sangat besar Di era AI, jaringan bukan lagi sekadar penghubung, tetapi menjadi bagian penting yang menentukan performa sistem AI itu sendiri. Mengapa Packet Loss Sangat Berbahaya? Pada jaringan biasa, kehilangan beberapa paket data mungkin tidak terlalu masalah. Namun pada sistem AI, packet loss bisa menyebabkan dampak besar. Jika ada paket data yang hilang: GPU harus menunggu data ulang Proses training menjadi lebih lambat Waktu penyelesaian pekerjaan bertambah Biaya operasional meningkat Karena training AI menggunakan ribuan GPU mahal, keterlambatan beberapa menit saja bisa menyebabkan kerugian besar. Inilah alasan mengapa jaringan AI harus hampir “lossless” atau minim kehilangan data. Jaringan Masa Depan Harus Lebih Cepat Untuk mendukung AI, data center masa depan membutuhkan jaringan yang jauh lebih kuat dibanding sebelumnya. 1. Bandwidth Lebih Besar Jika dulu 10–25Gbps sudah cukup, sekarang AI membutuhkan jaringan: 400G 800G Bahkan menuju 1.6T Semakin besar model AI, semakin tinggi kebutuhan bandwidth-nya. 2. Tidak Boleh Ada Bottleneck Pada data center lama, oversubscription masih diperbolehkan karena tidak semua server aktif bersamaan. Namun pada AI, semua GPU aktif dan saling berkomunikasi terus-menerus. Karena itu, jaringan harus memiliki koneksi penuh tanpa hambatan. 3. Teknologi Lossless Networking Teknologi seperti RoCE (RDMA over Converged Ethernet) mulai menjadi standar baru karena mampu mengurangi latensi dan packet loss. Tujuannya agar komunikasi antar GPU berjalan sangat cepat dan stabil. Munculnya “AI Fabric” Kini istilah jaringan data center mulai berubah menjadi “AI Fabric”. AI Fabric adalah infrastruktur jaringan yang dirancang khusus untuk kebutuhan AI dengan fokus pada: Kecepatan tinggi Latensi rendah Sinkronisasi GPU Stabilitas koneksi Topologi jaringan seperti spine-leaf masih digunakan, tetapi mulai muncul desain baru yang lebih optimal untuk komunikasi GPU. GPU Menjadi Pusat Data Center Dulu CPU menjadi komponen utama dan GPU hanya tambahan. Sekarang situasinya berbalik. Dalam data center AI: GPU menjadi pusat komputasi utama CPU hanya membantu koordinasi Jaringan dioptimalkan khusus untuk GPU Karena itu, vendor mulai mengembangkan integrasi yang lebih erat antara GPU, NIC, switch, dan software AI. Pendinginan dan Konsumsi Daya Ikut Berubah AI juga membuat konsumsi listrik data center meningkat drastis. Jika dulu satu rack server menggunakan daya 5–15kW, kini rack AI bisa mencapai 50–150kW. Pendinginan udara biasa sudah tidak cukup lagi. Karena itu, teknologi baru mulai digunakan seperti: Liquid cooling Immersion cooling Heat exchanger Bahkan lokasi pembangunan data center kini mulai dekat dengan sumber energi besar seperti pembangkit listrik tenaga air atau energi terbarukan. Masa Depan Data Center Akan Didominasi Optik Jaringan berbasis kabel tembaga mulai dianggap tidak cukup untuk kebutuhan AI masa depan. Teknologi optical networking menjadi solusi utama karena: Lebih cepat Lebih hemat daya Latensi lebih rendah Data center masa depan diperkirakan akan dipenuhi: GPU super padat Jalur pendingin cair Koneksi optik berkecepatan tinggi AI Tidak Hanya di Data Center Selain di data center besar, AI juga mulai berkembang di edge computing seperti: Pabrik pintar Kendaraan otonom Retail Telekomunikasi Smart city AI akan dipindahkan lebih dekat ke pengguna agar respon menjadi lebih cepat. Karena itu, jaringan masa depan juga harus lebih pintar dan mampu mengatur AI secara otomatis. Kesimpulan AI sedang mengubah cara dunia membangun dan mengelola data center secara total. Infrastruktur jaringan yang sebelumnya cukup untuk cloud dan aplikasi biasa kini harus beradaptasi dengan kebutuhan AI yang jauh lebih besar. Data center masa depan akan menggunakan GPU dalam jumlah besar, jaringan ultra cepat, pendinginan canggih, dan teknologi optik modern. Perusahaan yang mampu mempersiapkan infrastruktur AI sejak sekarang akan lebih siap menghadapi transformasi digital di masa depan. extreme networks Indonesia merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang bertindak sebagai partner resmi extreme networks. Selain itu, kami juga berperan sebagai penyedia layanan (vendor) sekaligus distributor berbagai produk Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.
Tag: extremenetworks indonesia
State of AI for Networking 2026: AI Kini Jadi Tuntutan Baru dalam Infrastruktur Jaringan Perusahaan
Teknologi Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan kini bukan lagi sekadar tren masa depan. Saat ini, AI sudah mulai digunakan di berbagai sektor bisnis untuk membantu meningkatkan produktivitas, otomatisasi pekerjaan, hingga mempercepat pengambilan keputusan. Namun, semakin luas penggunaan AI, semakin besar juga tuntutan terhadap infrastruktur jaringan perusahaan. Hal inilah yang dibahas dalam laporan State of AI for Networking 2026, sebuah survei global tahunan yang melibatkan 200 eksekutif level C dan pimpinan IT dari berbagai perusahaan. Laporan ini menunjukkan bahwa AI mulai memberikan dampak nyata bagi bisnis, tetapi hasil tersebut hanya dapat dirasakan jika jaringan perusahaan mampu mendukung kebutuhan teknologi AI dengan baik. Berikut beberapa poin penting dari laporan tersebut yang dapat membantu kita memahami bagaimana AI mengubah dunia jaringan dan operasional IT modern. AI Membuat Beban Jaringan Semakin Besar Salah satu temuan utama dalam laporan ini adalah meningkatnya tekanan pada infrastruktur jaringan akibat penggunaan AI. Sebanyak 92% pemimpin IT mengatakan bahwa AI meningkatkan kebutuhan komputasi dan bandwidth jaringan secara signifikan. Hal ini terjadi karena sistem AI membutuhkan proses pengolahan data dalam jumlah besar dan dilakukan secara cepat. Semakin banyak perusahaan menggunakan AI untuk analisis data, otomatisasi, hingga chatbot pintar, maka semakin besar juga kebutuhan jaringan untuk mendukung proses tersebut. Jaringan tradisional yang sebelumnya cukup untuk operasional biasa kini mulai kewalahan menghadapi beban baru dari teknologi AI. Perusahaan membutuhkan jaringan yang lebih cepat, stabil, dan memiliki visibilitas yang baik agar seluruh sistem tetap berjalan optimal. Karena itu, banyak tim IT mulai mempertanyakan apakah infrastruktur jaringan yang mereka gunakan saat ini masih mampu mendukung perkembangan AI di masa depan. Perusahaan Ingin AI Memberikan Hasil Lebih Cepat Dulu banyak perusahaan menggunakan AI hanya sebatas uji coba atau eksperimen. Namun sekarang situasinya berubah. Perusahaan mulai menuntut hasil nyata dari investasi AI yang mereka lakukan. Sebanyak 74% responden dalam survei mengatakan bahwa ukuran keberhasilan AI adalah peningkatan efisiensi operasional. Artinya, perusahaan ingin AI benar-benar membantu mengurangi pekerjaan manual, mempercepat penyelesaian masalah, dan meningkatkan produktivitas tim. Selain itu, ekspektasi perusahaan terhadap kecepatan hasil AI juga semakin tinggi. Sebanyak 57% organisasi berharap AI dapat memberikan dampak yang terukur hanya dalam hitungan minggu atau bahkan lebih cepat. Angka ini meningkat drastis dibanding tahun sebelumnya yang hanya sebesar 16%. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan tidak lagi ingin menunggu terlalu lama untuk merasakan manfaat AI. Mereka membutuhkan sistem yang dapat bekerja cepat, efisien, dan langsung mendukung operasional bisnis sehari-hari. Dalam kondisi ini, kualitas jaringan menjadi faktor yang sangat penting karena AI tidak akan bekerja maksimal jika infrastruktur IT lambat atau tidak stabil. Kepercayaan terhadap AI Semakin Tinggi Banyak orang sebelumnya menganggap AI sebagai teknologi yang berisiko terhadap keamanan data. Namun, pandangan tersebut mulai berubah. Dalam laporan ini, sebanyak 93% pemimpin IT percaya bahwa jaringan berbasis AI justru membantu mengurangi risiko keamanan siber. AI dianggap mampu membantu mendeteksi ancaman lebih cepat, memantau aktivitas mencurigakan, dan mengurangi potensi kesalahan manusia. Kepercayaan terhadap AI juga memengaruhi keputusan investasi perusahaan. Sebanyak 94% responden mengatakan mereka lebih tertarik menggunakan solusi AI yang sudah terintegrasi langsung dengan platform jaringan. Artinya, perusahaan mulai meninggalkan penggunaan banyak tools terpisah dan beralih ke sistem yang lebih terintegrasi, sederhana, dan mudah dikelola. Pendekatan ini membantu tim IT bekerja lebih efisien karena seluruh sistem keamanan, monitoring, dan pengelolaan jaringan dapat dilakukan dalam satu platform. Dunia Networking Memasuki Titik Perubahan Besar Seluruh tren dalam laporan ini menunjukkan bahwa dunia networking sedang memasuki fase perubahan besar akibat perkembangan AI. AI bukan hanya mengubah aplikasi atau cara kerja perusahaan, tetapi juga mengubah kebutuhan dasar sebuah jaringan. Infrastruktur jaringan kini harus mampu mendukung kecepatan data yang lebih tinggi, keamanan yang lebih kuat, serta sistem otomatisasi yang lebih cerdas. Kompleksitas jaringan yang tinggi, penggunaan tools yang terpisah-pisah, dan proses manual yang lambat mulai dianggap tidak lagi efektif di era AI modern. Perusahaan yang mampu memodernisasi jaringan mereka akan memiliki banyak keuntungan, seperti: Operasional yang lebih cepat Sistem keamanan yang lebih baik Efisiensi kerja yang lebih tinggi Monitoring jaringan yang lebih akurat Optimalisasi investasi AI Sebaliknya, perusahaan yang tidak siap beradaptasi berisiko mengalami hambatan operasional dan gagal mendapatkan manfaat maksimal dari teknologi AI. Pentingnya Infrastruktur Jaringan Modern Laporan ini memberikan pesan yang cukup jelas bahwa AI dan jaringan kini menjadi dua hal yang saling berkaitan. AI membutuhkan jaringan yang kuat agar dapat berjalan optimal, sementara jaringan modern membutuhkan AI untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan. Karena itu, perusahaan perlu mulai mengevaluasi kesiapan infrastruktur IT mereka, termasuk: Kapasitas bandwidth jaringan Keamanan sistem Kemampuan monitoring real time Otomatisasi operasional IT Integrasi platform jaringan dan AI Investasi pada jaringan modern bukan lagi sekadar kebutuhan teknis, tetapi sudah menjadi bagian penting dari strategi bisnis digital. Kesimpulan Laporan State of AI for Networking 2026 menunjukkan bahwa penggunaan AI di perusahaan terus berkembang dengan cepat dan mulai memberikan dampak nyata terhadap operasional bisnis. Namun, keberhasilan implementasi AI sangat bergantung pada kesiapan infrastruktur jaringan yang digunakan. Perusahaan membutuhkan jaringan yang cepat, aman, stabil, dan mampu mendukung beban kerja AI yang semakin besar. Dengan modernisasi jaringan dan integrasi AI yang tepat, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat keamanan siber, serta mendapatkan manfaat maksimal dari transformasi digital di era modern saat ini. extreme networks Indonesia merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang bertindak sebagai partner resmi extreme networks. Selain itu, kami juga berperan sebagai penyedia layanan (vendor) sekaligus distributor berbagai produk Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.
Stadium Wi-Fi 7: Mengubah Koneksi di Area Padat dengan AP5060
Dalam dunia stadion dan arena besar, ada istilah yang sering digunakan yaitu “stadium squeeze”. Ini adalah kondisi ketika puluhan ribu orang berada di satu tempat dan semuanya ingin menggunakan internet secara bersamaan—untuk streaming, upload video, pesan makanan, atau sekadar update media sosial. Akibatnya, jaringan sering kewalahan dan koneksi menjadi lambat atau bahkan terputus, terutama di momen penting seperti gol atau pertandingan klimaks. Untuk mengatasi masalah ini, Extreme Networks menghadirkan solusi baru yaitu AP5060, sebuah perangkat Wi-Fi 7 yang dirancang khusus untuk lingkungan dengan kepadatan tinggi seperti stadion. Perangkat ini bukan sekadar peningkatan kecepatan, tetapi solusi menyeluruh untuk menghadapi tantangan konektivitas di tempat ramai. AP5060: Dirancang Khusus untuk Stadion AP5060 adalah access point Wi-Fi 7 (teknologi terbaru dalam jaringan nirkabel) yang dibuat untuk stadion, arena, dan tempat publik besar, baik di dalam maupun luar ruangan. Perangkat ini tahan cuaca dan dirancang untuk tetap bekerja optimal meskipun dalam kondisi ekstrem seperti panas, hujan, atau tekanan fisik dari lingkungan stadion. Berikut beberapa keunggulan utama yang membuat AP5060 cocok untuk lingkungan padat: 1. Memanfaatkan Frekuensi 6 GHz yang Lebih “Lega” Wi-Fi 7 memperkenalkan penggunaan frekuensi baru yaitu 6 GHz. Band ini masih relatif “bersih” karena belum banyak digunakan, berbeda dengan 2.4 GHz dan 5 GHz yang sudah padat. AP5060 memprioritaskan penggunaan 6 GHz untuk perangkat yang kompatibel. Hasilnya: Mengurangi kepadatan jaringan di frekuensi lama Meningkatkan kecepatan internet Koneksi lebih stabil, bahkan saat stadion penuh Ini sangat membantu untuk aktivitas berat seperti menonton replay video atau menggunakan aplikasi stadion secara real-time. 2. Teknologi 4096-QAM: Lebih Banyak Data Sekali Kirim Wi-Fi 7 juga membawa teknologi baru bernama 4096-QAM. Sederhananya, teknologi ini memungkinkan lebih banyak data dikirim dalam satu kali transmisi. Keuntungannya: Kecepatan internet lebih tinggi Upload dan download lebih cepat Performa tetap stabil meskipun banyak pengguna Misalnya, saat ribuan penonton mengunggah video secara bersamaan, jaringan tetap mampu menanganinya dengan baik. 3. Radio Fleksibel yang Bisa Menyesuaikan Kebutuhan AP5060 menggunakan teknologi software-defined radios, yaitu radio yang bisa diatur melalui software. Artinya, operator stadion bisa menyesuaikan penggunaan frekuensi sesuai kebutuhan acara. Contohnya: Menggunakan lebih banyak 6 GHz saat konser besar Mengatur ulang ke 5 GHz untuk event tertentu Hasilnya, jaringan menjadi fleksibel dan bisa beradaptasi tanpa perlu mengganti perangkat. 4. Sensor Keamanan Aktif Sepanjang Waktu Biasanya, access point harus memilih antara melayani pengguna atau memantau keamanan jaringan. Namun AP5060 memiliki sensor khusus yang selalu aktif untuk memantau ancaman. Keuntungannya: Keamanan tetap terjaga tanpa mengganggu performa Bisa mendeteksi gangguan atau perangkat ilegal Melindungi data pengguna setiap saat Ini sangat penting di stadion, di mana banyak perangkat terhubung dan potensi gangguan cukup tinggi. 5. Tahan Segala Kondisi Stadion AP5060 dirancang untuk ditempatkan bahkan di bawah kursi penonton (under-seat deployment), area yang sangat menantang karena: Banyak lalu lintas orang Risiko tumpahan minuman Perubahan suhu ekstrem Pembersihan intensif Perangkat ini dibuat kuat dan tahan lama, sehingga tetap bisa memberikan koneksi stabil di kondisi tersebut. Selain itu, ada juga versi dengan sinyal terarah untuk area tertentu seperti pintu masuk atau lorong, agar koneksi bisa lebih fokus dan efisien. Lebih dari Sekadar Wi-Fi: Bisa Meningkatkan Pendapatan Bagi pemilik stadion, AP5060 bukan hanya soal internet cepat. Dengan dukungan platform seperti Extreme Analytics, jaringan ini bisa membantu: Melihat pergerakan penonton Mengatur antrean dengan lebih baik Menentukan lokasi penjualan makanan yang strategis Selain itu, jaringan ini juga mendukung: Tiket digital Pembayaran non-tunai (POS) Konten interaktif untuk penonton Dengan kata lain, Wi-Fi bisa menjadi alat untuk meningkatkan pengalaman sekaligus pendapatan. Pengalaman Menonton yang Lebih Modern Saat ini, penonton tidak hanya ingin menonton pertandingan secara langsung. Mereka juga ingin: Replay instan di ponsel Berbagi momen di media sosial Mengakses aplikasi stadion Membeli makanan tanpa antre lama Untuk memenuhi kebutuhan ini, diperlukan jaringan yang benar-benar kuat dan stabil. AP5060 hadir dengan kombinasi teknologi: Frekuensi 6 GHz 4096-QAM Radio fleksibel Keamanan aktif Desain tahan kondisi ekstrem Semua ini membuat stadion siap menghadapi kebutuhan digital masa depan. Sudah Terbukti di Berbagai Stadion Dunia Teknologi dari Extreme Networks sudah digunakan di berbagai liga dan stadion besar dunia, seperti: National Football League (NFL) Major League Baseball (MLB) National Hockey League (NHL) Premier League Lingkungan ini dikenal sangat menantang karena jumlah pengguna yang besar dan kebutuhan koneksi yang tinggi. Fakta bahwa teknologi ini berhasil digunakan di sana menunjukkan bahwa AP5060 memang mampu bekerja di kondisi ekstrem. Kesimpulan AP5060 bukan hanya perangkat Wi-Fi biasa, tetapi solusi lengkap untuk menghadapi tantangan konektivitas di stadion modern. Dengan teknologi Wi-Fi 7, perangkat ini mampu memberikan koneksi cepat, stabil, dan aman bahkan di tengah puluhan ribu pengguna. Bagi pengelola stadion, ini berarti: Pengalaman penonton yang lebih baik Operasional yang lebih efisien Peluang pendapatan yang lebih besar Di masa depan, konektivitas bukan lagi sekadar pelengkap, tetapi menjadi bagian penting dari pengalaman menonton. Dan AP5060 adalah salah satu teknologi yang siap membawa perubahan tersebut. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan extreme networks indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi extremenetworks.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
Melindungi Sektor Publik: Cara Extreme Networks Meningkatkan Keamanan Secara Global
Di era digital saat ini, jaringan (network) memiliki peran yang sangat penting dalam cara pemerintah bekerja dan memberikan layanan kepada masyarakat. Jaringan menghubungkan berbagai instansi, pegawai, hingga warga, sehingga komunikasi dan akses ke layanan penting bisa berjalan dengan lancar. Namun, bagi pemimpin IT di sektor pemerintahan, tantangannya tidaklah sederhana. Mereka harus bekerja di lingkungan yang sangat ketat aturannya, penuh risiko, dan menuntut keamanan tinggi. Mulai dari melindungi data sensitif, memastikan layanan selalu aktif (tidak boleh down), hingga tetap mendukung transformasi digital—semuanya harus berjalan seimbang. Jaringan yang kuat dan aman akan membantu instansi pemerintah bekerja lebih efisien. Selain itu, jaringan juga mendukung layanan penting seperti keamanan publik, penanganan darurat, pengambilan keputusan berbasis data, serta layanan digital yang digunakan masyarakat setiap hari. Tantangan Keamanan yang Semakin Kompleks Saat ini, ancaman siber (cyber threats) semakin banyak dan semakin canggih. Instansi pemerintah menjadi salah satu target utama karena mereka menyimpan data penting dan mengelola infrastruktur kritis. Tidak hanya itu, pemerintah juga harus: Mematuhi berbagai regulasi yang terus berkembang Menjaga kedaulatan data (data sovereignty) Mengontrol siapa saja yang bisa mengakses informasi Semua ini dilakukan di lingkungan yang kompleks dan tersebar (distributed), sehingga pengelolaannya menjadi lebih sulit. Karena itu, solusi keamanan tidak hanya harus melindungi jaringan, tetapi juga memberikan visibilitas (kemampuan melihat aktivitas jaringan) dan kontrol penuh. Dengan begitu, risiko operasional bisa dikurangi dan transparansi tetap terjaga. Pendekatan Modern dari Extreme Networks Extreme Networks hadir untuk membantu instansi pemerintah memperkuat keamanan mereka melalui jaringan digital modern. Pendekatannya adalah dengan menjadikan keamanan sebagai bagian dari jaringan itu sendiri, bukan sekadar tambahan. Artinya, sejak awal jaringan sudah dirancang untuk: Mendukung keamanan siber Memenuhi standar keamanan dan privasi yang ketat Melindungi data sensitif Tetap memungkinkan modernisasi sistem lama Dengan cara ini, pemerintah bisa tetap berkembang secara digital tanpa mengorbankan keamanan. Pentingnya Visibilitas dan Kontrol Salah satu masalah besar dalam pengelolaan jaringan adalah penggunaan banyak tools yang terpisah-pisah. Hal ini membuat: Pengawasan menjadi sulit Respon terhadap ancaman menjadi lambat Risiko keamanan meningkat Dengan meningkatkan visibilitas jaringan, tim IT bisa melihat apa yang terjadi secara real-time. Mereka dapat: Mendeteksi ancaman lebih cepat Mengambil tindakan pencegahan Melindungi pengguna, perangkat, dan data Selain itu, kontrol yang baik memungkinkan kebijakan keamanan diterapkan secara konsisten. Ini sangat penting untuk menjaga kepatuhan terhadap regulasi dan memastikan jaringan tetap aman. Extreme Networks membantu menyederhanakan semua ini dengan mengintegrasikan keamanan langsung ke dalam jaringan, sehingga lebih mudah dikelola dan lebih andal. Mendukung Layanan Digital untuk Masyarakat Saat ini, banyak pemerintah di seluruh dunia berinvestasi dalam layanan digital untuk memudahkan masyarakat. Contohnya: Akses informasi publik secara online Layanan administrasi digital Pendidikan berbasis teknologi Namun, semua ini membutuhkan jaringan yang: Aman Fleksibel Mudah dikembangkan (scalable) Salah satu contoh nyata adalah Borås Stad, sebuah kota di Swedia. Kota ini perlu menghubungkan lebih dari 113.000 warga secara aman, sambil menyediakan berbagai layanan digital. Dengan bantuan Extreme Networks, Borås Stad berhasil: Menyediakan Wi-Fi publik yang aman Mengurangi kompleksitas jaringan Meningkatkan visibilitas sistem Melindungi data penting warga Hasilnya, mereka memiliki jaringan yang lebih aman dan mudah dikelola, yang bahkan mendukung perangkat medis untuk lansia dan alat pembelajaran digital untuk siswa. Mitra Terpercaya untuk Transformasi Digital Pemerintah Lingkungan IT di sektor pemerintah sangat kompleks, dan setiap keputusan terkait keamanan memiliki dampak besar. Karena itu, dibutuhkan mitra yang dapat dipercaya. Extreme Networks bekerja sama dengan berbagai instansi pemerintah di tingkat pusat, daerah, hingga lokal di seluruh dunia. Mereka membantu: Mendukung transformasi digital Melindungi data sensitif Mengamankan infrastruktur penting Dengan menggabungkan keamanan, visibilitas, dan kemudahan operasional, Extreme Networks membantu pemerintah: Mengurangi risiko Mematuhi regulasi Menyediakan layanan digital yang andal Kesimpulan Keamanan jaringan bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan utama bagi sektor publik. Dengan ancaman yang terus berkembang, pemerintah harus memiliki jaringan yang tidak hanya kuat, tetapi juga cerdas dan mudah dikelola. Pendekatan modern seperti yang ditawarkan Extreme Networks menunjukkan bahwa keamanan bisa berjalan seiring dengan inovasi. Dengan jaringan yang aman, pemerintah dapat memberikan layanan yang lebih baik, lebih cepat, dan lebih terpercaya bagi masyarakat—hari ini dan di masa depan. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan extreme networks indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi extremenetworks.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
Meningkatkan Keamanan Akses Secara Skala Besar dengan Integrasi dan Otomatisasi
Di berbagai sektor seperti pemerintahan, kesehatan, dan perusahaan besar, para pemimpin IT menghadapi tantangan yang semakin kompleks: bagaimana menyediakan akses yang aman bagi ratusan ribu pengguna, tanpa mengorbankan kenyamanan dan keamanan. Pertumbuhan pengguna dalam jumlah besar tidak cukup hanya diatasi dengan menambah infrastruktur. Dibutuhkan pendekatan yang lebih cerdas, yaitu melalui otomatisasi, konsistensi, serta integrasi antara identitas pengguna, perangkat, dan jaringan. Dalam hal ini, Extreme Networks bekerja sama dengan teknologi dari Microsoft, seperti Microsoft Entra ID dan Microsoft Intune, untuk membantu perusahaan mencapai keseimbangan antara keamanan dan kemudahan penggunaan. Tantangan Pertumbuhan Pengguna Jumlah pengguna dalam suatu organisasi terus meningkat dengan cepat. Misalnya: Instansi pemerintah menambah lembaga baru Sistem kesehatan menggabungkan berbagai fasilitas Perusahaan global mendukung karyawan yang bekerja dari berbagai lokasi Sistem yang awalnya hanya digunakan oleh 20.000 pengguna, kini mungkin harus melayani hingga 200.000 pengguna atau lebih. Pertumbuhan ini menimbulkan beberapa tantangan utama, seperti: Menjaga kebijakan keamanan tetap konsisten di berbagai perangkat Menghindari penumpukan proses login saat banyak pengguna masuk bersamaan Menonaktifkan akses pengguna yang bermasalah dengan cepat Untuk mengatasi hal ini, otomatisasi menjadi kunci utama. Dengan mengintegrasikan sistem identitas, kepatuhan perangkat, dan kontrol akses, perusahaan dapat mengurangi proses manual yang berisiko menimbulkan kesalahan. Tantangan Teknis di Lapangan Dalam kondisi tertentu, seperti setelah liburan panjang atau gangguan sistem, banyak pengguna akan login secara bersamaan. Hal ini dapat membebani sistem identitas. Microsoft Entra ID mengatasi hal ini dengan fitur pembatasan (throttling) dan perlindungan batas akses melalui API. Namun, ketika sistem ini diintegrasikan dengan kontrol akses jaringan seperti ExtremeControl, semua proses harus tetap berjalan dengan lancar tanpa mengganggu keamanan. Selain itu, teknologi modern seperti Continuous Access Evaluation memungkinkan sistem untuk langsung mencabut akses pengguna secara real-time jika terdeteksi risiko. Hal ini membutuhkan koordinasi yang baik antara sistem cloud dan sistem jaringan lokal. Cara Integrasi yang Tepat Untuk menghadapi tantangan ini, perusahaan perlu menggabungkan tiga elemen utama: Identitas pengguna Kepatuhan perangkat Kontrol jaringan Ketiga elemen ini dihubungkan melalui API terbuka dan sistem otomatis berbasis event (kejadian). Beberapa prinsip penting dalam desain sistem ini antara lain: 1. Sistem yang Adaptif terhadap Batasan Sistem harus mampu menyesuaikan diri jika terjadi pembatasan akses API, misalnya dengan menggunakan data sementara (cache) hingga sistem kembali normal. 2. Pencabutan Akses Secara Real-Time Dengan teknologi seperti Continuous Access Evaluation, akses pengguna dapat dihentikan secara langsung tanpa perlu pengecekan berulang. 3. Otomatisasi sebagai Prioritas Data dari identitas pengguna dan kondisi perangkat digabungkan secara otomatis untuk menentukan apakah seseorang boleh mengakses sistem atau tidak. Pendekatan ini sejalan dengan sistem keamanan cloud dari Microsoft dan keunggulan Extreme Networks dalam otomatisasi jaringan. Kolaborasi sebagai Kunci Sukses Perusahaan yang berhasil menerapkan sistem ini biasanya memiliki kerja sama yang baik antar tim, seperti tim identitas, perangkat, dan jaringan. Alih-alih bergantung pada satu vendor saja, pendekatan terbaik adalah menggabungkan beberapa teknologi yang saling melengkapi, seperti: Microsoft Entra ID untuk manajemen identitas Microsoft Intune untuk pengelolaan perangkat ExtremeControl untuk kontrol akses jaringan Dengan standar terbuka, semua sistem ini dapat bekerja bersama secara efektif. Pendekatan ini juga mencerminkan komitmen Microsoft dalam membangun ekosistem teknologi yang terbuka dan mendukung inovasi dari berbagai partner. Kesimpulan Meningkatkan akses aman dari puluhan ribu menjadi ratusan ribu pengguna bukan hanya tantangan teknis, tetapi juga perubahan strategi dalam pengelolaan IT. Dengan mengintegrasikan identitas, kepatuhan perangkat, dan kontrol jaringan ke dalam sistem yang otomatis dan saling terhubung, perusahaan dapat mencapai keamanan yang lebih tinggi tanpa mengurangi kenyamanan pengguna. Ke depan, keamanan akses akan semakin bergantung pada kemampuan sistem untuk saling terhubung (interoperabilitas). Sistem yang terintegrasi dan otomatis akan menjadi fondasi utama untuk mendukung pertumbuhan bisnis, membangun kepercayaan, dan menjaga ketahanan di era digital. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan extreme networks indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi extremenetworks.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
Lebih dari Sekadar Kepatuhan: Menjadikan Privasi Data sebagai Keunggulan Kompetitif
Tanggal 28 Januari bukan sekadar tanggal biasa. Hari tersebut diperingati sebagai Data Privacy Day atau Hari Privasi Data Sedunia. Hari ini menjadi pengingat bagi organisasi di seluruh dunia bahwa di era digital yang sangat terhubung, data pribadi selalu menghadapi berbagai ancaman. Data Privacy Day tidak hanya bertujuan meningkatkan kesadaran, tetapi juga mendorong organisasi untuk mengambil tindakan nyata. Tujuannya adalah memastikan bahwa data pribadi pengguna dilindungi dengan baik sehingga kepercayaan dari pelanggan, pengguna, dan masyarakat tetap terjaga. Saat ini, privasi data telah diakui secara luas sebagai hak dasar setiap manusia. Kesadaran ini juga terlihat dari semakin banyaknya undang-undang perlindungan data yang diterapkan di berbagai negara. Bahkan saat ini, aturan perlindungan data sudah mencakup lebih dari 80% populasi dunia. Hal ini berarti organisasi harus semakin berhati-hati dalam mengelola data yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi seseorang, seperti nama, alamat email, nomor telepon, atau informasi pribadi lainnya. Jika dahulu pengelolaan data hanya dianggap sebagai hal tambahan, kini hal tersebut telah menjadi bagian penting dari infrastruktur teknologi. Organisasi harus memiliki sistem yang jelas untuk mengetahui bagaimana data diproses, disimpan, dan dilindungi. Dengan membangun sistem perlindungan data yang kuat, perusahaan dapat menciptakan kepercayaan dari pelanggan dan mitra bisnis. Pentingnya Kepercayaan dalam Teknologi Jaringan Bagi perusahaan teknologi seperti Extreme Networks, kepercayaan merupakan hal yang sangat penting. Ketika pelanggan memilih penyedia teknologi jaringan, mereka ingin memastikan bahwa produk yang digunakan sudah dirancang dengan memperhatikan perlindungan privasi. Pelanggan juga perlu yakin bahwa teknologi tersebut membantu mereka memenuhi kewajiban hukum terkait perlindungan data. Untuk mendukung hal ini, Extreme Networks menyediakan Trust Center, yaitu pusat informasi yang menjelaskan berbagai kebijakan keamanan dan privasi perusahaan. Trust Center ini menjadi sumber informasi penting bagi pelanggan untuk mengetahui bagaimana Extreme Networks memenuhi standar keamanan internasional. Di dalamnya terdapat bukti kepatuhan terhadap berbagai sertifikasi global seperti: ISO/IEC 27001 (standar keamanan informasi) ISO/IEC 27701 (standar manajemen privasi) ISO/IEC 27017 (keamanan untuk layanan cloud) SOC 2 (standar keamanan dan keandalan layanan digital) Selain itu, Trust Center juga menampilkan sertifikasi lain yang sedang dalam proses pengajuan. Mengelola Data dengan Aman Extreme Networks menyediakan berbagai teknologi dan sistem pengelolaan yang membantu pelanggan mengontrol data mereka dengan lebih baik. Beberapa fitur yang disediakan antara lain: Mengatur akses terhadap data pribadi berdasarkan identitas pengguna Membatasi akses sesuai dengan peran dan kebutuhan pengguna Mengurangi risiko kebocoran data melalui segmentasi jaringan Menggunakan pendekatan zero trust untuk meningkatkan keamanan Pendekatan zero trust berarti sistem tidak langsung mempercayai siapa pun atau perangkat apa pun yang terhubung ke jaringan. Setiap akses harus diverifikasi terlebih dahulu. Extreme juga menunjukkan tanggung jawabnya dalam perlindungan data melalui dokumentasi dan sertifikasi yang jelas. Fleksibilitas dalam Penyimpanan Data Extreme Networks juga memberikan pilihan bagi organisasi dalam menentukan di mana data mereka disimpan. Beberapa opsi yang tersedia antara lain: Public cloud (cloud publik) Private cloud (cloud privat) ExtremeCloud Edge Dengan berbagai pilihan ini, organisasi dapat menyesuaikan penyimpanan data dengan kebutuhan mereka, seperti aturan lokasi penyimpanan data, performa sistem, serta biaya operasional. Fleksibilitas ini juga membantu perusahaan memenuhi berbagai regulasi perlindungan data seperti GDPR di Eropa dan CPRA di Amerika Serikat. Misalnya, organisasi dapat memastikan bahwa data disimpan di wilayah tertentu jika aturan hukum mengharuskannya. Selain itu, sistem juga menyediakan alat untuk menghapus data secara konsisten dan dapat diaudit jika sudah tidak diperlukan lagi. Perlindungan Data dalam Sistem Jaringan Perlindungan data tidak hanya dilakukan saat data disimpan, tetapi juga saat data dikirimkan melalui jaringan. Extreme Networks memastikan bahwa data terlindungi baik saat sedang dikirim (data in transit) maupun saat disimpan (data at rest). Melalui solusi seperti Extreme Platform ONE™ Security dan Extreme Fabric, sistem dapat melakukan segmentasi jaringan secara otomatis untuk mengurangi risiko keamanan. Teknologi ini juga memastikan bahwa setiap pengguna atau perangkat hanya mendapatkan akses yang benar-benar diperlukan. Prinsip ini dikenal sebagai least-privilege access, yaitu memberikan hak akses seminimal mungkin agar risiko kebocoran data dapat diminimalkan. Dengan menggabungkan sistem jaringan dan keamanan dalam satu platform, organisasi dapat merespons ancaman lebih cepat, meningkatkan produktivitas tim IT, serta memperkuat perlindungan sistem secara keseluruhan. Dalam praktiknya, teknologi ini membantu membatasi paparan data pribadi, menerapkan kontrol akses yang lebih cerdas, serta menjaga pemisahan yang jelas antara pengguna dan sistem kerja. Semua langkah ini penting untuk memastikan data digunakan secara minimal dan bertanggung jawab. Menghormati Privasi Pengguna Hal yang menarik dari pendekatan Extreme Networks adalah tidak hanya fokus pada fitur yang disediakan, tetapi juga pada fitur yang sengaja tidak disertakan. Extreme tidak merancang produknya untuk melakukan profiling pengguna, mengolah data demografi pengguna secara langsung, atau membuat keputusan otomatis yang berkaitan dengan hak individu. Keputusan ini penting karena memberikan kontrol penuh kepada pelanggan mengenai bagaimana data pribadi digunakan. Dengan kata lain, Extreme fokus menyediakan infrastruktur jaringan yang aman dan menghormati privasi, sementara penggunaan data pribadi sepenuhnya berada di tangan pelanggan. Tanggung Jawab Bersama Data Privacy Day mengingatkan bahwa perlindungan data adalah tanggung jawab bersama. Extreme Networks bertanggung jawab menyediakan sistem yang dirancang dengan keamanan sejak awal serta memenuhi berbagai standar internasional. Sementara itu, pelanggan bertanggung jawab menentukan dasar hukum penggunaan data, kebijakan penyimpanan data, serta hak pengguna sesuai dengan peraturan yang berlaku. Dengan bekerja sama, perusahaan teknologi dan pelanggan dapat menciptakan konektivitas digital yang aman sekaligus menghormati privasi pengguna. Pada akhirnya, menjaga privasi data bukan hanya tentang mematuhi aturan hukum. Lebih dari itu, perlindungan data yang baik dapat menjadi keunggulan kompetitif yang meningkatkan kepercayaan pelanggan dan memperkuat reputasi organisasi di era digital. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan extreme networks indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi extremenetworks.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
Extreme Platform ONE™ Security: Mempercepat Zero Trust dan Mempermudah Operasional Jaringan
Di era digital saat ini, ancaman keamanan siber terus berkembang dengan cepat. Hal ini membuat para pemimpin IT menghadapi tantangan besar untuk menjaga keamanan jaringan di lingkungan yang semakin kompleks. Mereka harus memastikan konektivitas tetap aman tanpa mengorbankan kecepatan kerja sistem maupun kenyamanan pengguna. Untuk menjawab tantangan tersebut, Extreme Networks menghadirkan Extreme Platform ONE™ Security. Platform ini merupakan inovasi yang menggabungkan pengelolaan jaringan dan keamanan dalam satu sistem terintegrasi. Dengan pendekatan ini, perusahaan dapat mengelola jaringan sekaligus menjaga keamanan dengan cara yang lebih sederhana dan efisien. Menggabungkan Keamanan dan Jaringan dalam Satu Platform Extreme Platform ONE dirancang dengan konsep zero trust security yang sudah terintegrasi langsung ke dalam platform jaringan. Zero trust adalah pendekatan keamanan yang tidak secara otomatis mempercayai siapa pun atau perangkat apa pun yang terhubung ke jaringan, baik dari dalam maupun luar organisasi. Dengan platform ini, tim IT dapat menerapkan kebijakan keamanan dan memantau aktivitas jaringan dari satu tempat. Hal ini memberikan visibilitas yang lebih jelas terhadap seluruh jaringan yang dimiliki organisasi. Dengan menggabungkan pengelolaan jaringan dan keamanan, organisasi dapat menjaga konsistensi kebijakan keamanan, menyederhanakan proses operasional, serta mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk mencari dan memperbaiki masalah. Hasilnya adalah respons terhadap masalah yang lebih cepat, produktivitas tim IT yang meningkat, serta sistem keamanan yang lebih kuat. Menurut Bob Laliberte, Principal Analyst di theCUBE Research, menggabungkan jaringan dan keamanan bukan hanya soal mengurangi jumlah sistem yang digunakan. Menurutnya, langkah ini juga bertujuan menciptakan kejelasan dalam pengelolaan operasional. Ketika visibilitas, kebijakan, dan kontrol berada dalam satu platform, tim IT tidak hanya bereaksi terhadap ancaman, tetapi dapat mengantisipasi dan mencegahnya sejak awal. Platform ini juga menggabungkan teknologi AI, keamanan, dan jaringan dalam satu sistem yang lebih cerdas. Hal ini membantu menciptakan lingkungan teknologi yang lebih otomatis, aman, dan tangguh. Implementasi Lebih Cepat dan Integrasi Mudah Salah satu keunggulan Extreme Platform ONE Security adalah proses implementasinya yang cepat. Jika sebelumnya penerapan sistem keamanan jaringan bisa memakan waktu berminggu-minggu, platform ini memungkinkan organisasi melakukan konfigurasi hanya dalam hitungan jam. Platform ini juga dapat terhubung dengan berbagai layanan identitas populer seperti Microsoft Entra ID, Okta, dan Google Workspace. Selain itu, sistem ini juga mendukung integrasi dengan platform pengelolaan perangkat mobile seperti Microsoft Intune dan Google Workspace. Integrasi tersebut memudahkan proses pengaturan sistem, penentuan kebijakan keamanan, serta pengelolaan perangkat yang terhubung ke jaringan. Hal ini sangat berguna terutama di lingkungan pendidikan seperti sekolah dan universitas, di mana sering terdapat lebih dari satu sistem identitas yang digunakan secara bersamaan. Selain itu, platform ini juga mendukung autentikasi lokal untuk pengguna dan perangkat. Artinya, layanan tetap dapat berjalan meskipun terjadi gangguan koneksi internet. Bagi institusi pendidikan, platform ini juga mendukung integrasi dengan eduroam, yaitu jaringan global yang memungkinkan mahasiswa dan dosen mengakses internet di berbagai kampus di seluruh dunia menggunakan akun dari institusi asal mereka. Fitur ini mempermudah akses bagi tamu dan mengurangi beban kerja tim IT dalam mengelola koneksi jaringan. Zero Trust di Mana Saja Extreme Platform ONE Security menyediakan Universal Zero Trust Network Access (ZTNA) bagi pengguna maupun perangkat, di mana pun mereka berada. Sistem ini dapat digunakan di berbagai lingkungan teknologi, seperti cloud publik, cloud privat, maupun infrastruktur lokal di dalam perusahaan. Dengan sistem manajemen yang terpusat, organisasi dapat mengatur kebijakan keamanan dan proses autentikasi dari satu tempat. Hal ini memudahkan perusahaan untuk menjaga keamanan jaringan, terutama ketika banyak karyawan bekerja secara jarak jauh atau menggunakan sistem hybrid. Selain itu, platform ini juga menyediakan kemampuan Network Access Control (NAC) di lingkungan lokal bagi organisasi yang membutuhkan standar keamanan atau kepatuhan tertentu. Otomatisasi dan Teknologi AI Extreme Platform ONE juga memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk membantu mengotomatisasi berbagai tugas operasional. AI pada platform ini dapat membantu menjalankan kebijakan keamanan secara otomatis, mempercepat proses pencarian masalah jaringan, serta membantu tim IT mengambil keputusan berdasarkan data secara real-time. Perangkat jaringan juga dapat diatur untuk menerapkan kebijakan keamanan hanya dengan satu klik. Hal ini membantu menjaga konsistensi kebijakan keamanan di seluruh jaringan. Integrasi dengan teknologi jaringan fabric juga memungkinkan kebijakan keamanan diterapkan secara otomatis ketika terjadi perubahan pada jaringan. Menurut Dan DeBacker, Chief Product Officer Infrastructure di Extreme Networks, penggunaan AI dalam platform ini membantu pelanggan bergerak lebih cepat dari tahap pembelajaran menuju tindakan nyata. Pengelolaan sistem menjadi jauh lebih sederhana, bahkan di lingkungan teknologi yang sangat kompleks. Dengan demikian, organisasi tetap dapat menjaga fleksibilitas dan kecepatan kerja tanpa mengorbankan keamanan. Selain itu, platform ini juga menyediakan tampilan peringatan terpadu yang membantu tim IT mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah dengan lebih cepat. Ke depannya, Extreme juga berencana mengembangkan fitur berbasis AI yang lebih canggih, seperti asisten kebijakan keamanan dan sistem optimasi kebijakan secara otomatis. Mengapa Platform Ini Penting bagi Pemimpin Operasi Jaringan Keamanan jaringan merupakan salah satu prioritas utama bagi banyak organisasi saat ini. Extreme Platform ONE Security membantu membangun fondasi teknologi yang kuat untuk mendeteksi dan mengatasi ancaman dengan lebih cepat. Dengan menggabungkan pengelolaan jaringan dan keamanan dalam satu platform, para pemimpin operasional jaringan dapat memperoleh berbagai manfaat, antara lain: Mempercepat penerapan sistem zero trust Mengurangi kompleksitas operasional jaringan Meningkatkan keamanan dengan kebijakan otomatis dan visibilitas real-time Memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik melalui autentikasi yang stabil dan koneksi yang lancar Mempersiapkan sistem teknologi untuk inovasi di masa depan dengan dukungan otomatisasi berbasis AI Extreme Networks terus mendorong inovasi dalam teknologi konektivitas yang aman. Dengan Extreme Platform ONE Security, organisasi dapat menghadapi tantangan teknologi modern dengan sistem yang lebih aman, fleksibel, dan cerdas. Bagi para pemimpin jaringan, platform ini bukan hanya sekadar peningkatan sistem, tetapi juga fondasi strategis untuk membangun operasi teknologi yang aman dan siap menghadapi masa depan. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan extreme networks indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi extremenetworks.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
Observability, Keamanan, dan Masa Depan Perusahaan yang Lebih Otomatis
Saat membahas tentang perusahaan yang bersifat “autonomous” atau otomatis, sebenarnya yang dimaksud bukanlah perusahaan yang berjalan sepenuhnya tanpa manusia. Maksudnya adalah memberikan sebagian keputusan dan tindakan kepada sistem atau teknologi, tetapi tetap dengan batasan dan aturan yang jelas. Saat ini, perusahaan yang benar-benar sepenuhnya otomatis belum ada. Namun, arah perkembangan teknologi sudah menuju ke sana. Hal ini didorong oleh semakin besarnya skala bisnis, meningkatnya kompleksitas sistem, serta keterbatasan manusia dalam mengelola semuanya secara manual. Di banyak perusahaan, tanda-tanda menuju sistem yang lebih otomatis sudah mulai terlihat. Misalnya penggunaan agen otomatis, alur kerja otomatis (automated workflows), sistem AIOps, perbaikan sistem secara otomatis berdasarkan kebijakan tertentu, hingga sistem yang dapat memberikan rekomendasi atau bahkan menjalankan tindakan secara langsung. Walaupun begitu, kondisi tersebut belum bisa disebut sebagai perusahaan yang sepenuhnya otomatis. Namun, perkembangan ini juga tidak boleh dianggap sebagai percobaan kecil yang terpisah-pisah. Inilah alasan mengapa momen saat ini sangat penting. Perusahaan perlu mulai membangun kerangka kerja dan fondasi teknologi yang tepat sejak sekarang. Jika tidak, berbagai proyek otomatisasi yang berjalan sendiri-sendiri bisa menjadi sulit dikontrol di masa depan. Saat sistem semakin otomatis, tantangan utamanya bukan lagi pada kecerdasan teknologi, model AI, atau alat yang digunakan. Teknologi tersebut berkembang sangat cepat. Tantangan sebenarnya adalah bagaimana manusia tetap dapat mengendalikan sistem yang mulai membuat keputusan sendiri. Artikel ini membahas kondisi sebelum perusahaan benar-benar menjadi otomatis, serta bagaimana perusahaan seharusnya mempersiapkan diri untuk masa depan tersebut. Apa yang Dimaksud dengan Perusahaan Otonom? Sebelum istilah ini digunakan secara berlebihan, penting untuk memahami maknanya dengan jelas. Perusahaan otonom bukan berarti manusia tidak lagi terlibat. Bukan juga berarti semua hal harus menggunakan kecerdasan buatan (AI). Selain itu, bukan berarti kecepatan selalu lebih penting daripada pemahaman. Definisi yang lebih tepat adalah: Perusahaan otonom adalah perusahaan yang memberikan izin kepada sistem untuk membuat keputusan dan melakukan tindakan dalam batasan yang jelas, serta setiap keputusan tersebut dapat dipantau, dijelaskan, dibatasi, dan jika perlu dapat dibatalkan. Definisi ini menekankan bahwa hal terpenting bukan hanya kecerdasan teknologi, tetapi juga desain sistem yang tepat. Dalam skala perusahaan besar, otomatisasi hanya akan bermanfaat jika dapat meningkatkan hal-hal seperti ketahanan operasional, kecepatan merespons masalah, pengurangan risiko, serta kemampuan menjalankan sistem secara aman dalam skala besar. Hal ini juga berarti bahwa otomatisasi harus dirancang dengan sengaja. Aturan dan kebijakan yang dibuat manusia harus menjadi dasar bagi sistem dalam mengambil tindakan. Sistem yang bertindak tanpa dapat dijelaskan alasannya tidak dapat diterima, meskipun teknologinya terlihat sangat canggih. Mengapa Observability Penting Sebelum Sistem Menjadi Otonom? Observability adalah kemampuan untuk memantau dan memahami apa yang terjadi di dalam sistem teknologi. Saat ini, observability biasanya digunakan untuk membantu tim IT menemukan masalah, memperbaiki gangguan, atau menganalisis performa sistem setelah terjadi kesalahan. Pendekatan ini masih efektif selama sistem hanya menjalankan perintah manusia. Namun situasinya berubah ketika sistem mulai membuat keputusan sendiri. Ketika tingkat otomatisasi meningkat, keputusan sistem menjadi bagian dari perilaku sistem tersebut. Jika keputusan tersebut tidak dapat diamati atau dipahami, maka sistem akan sulit dikontrol. Di masa depan, observability bukan hanya alat untuk memperbaiki masalah, tetapi menjadi fondasi utama yang memungkinkan sistem otomatis dapat berjalan dengan aman. Jika perusahaan menunda pembangunan sistem observability hingga nanti, maka akan jauh lebih sulit dan mahal untuk menambahkannya setelah sistem sudah berjalan otomatis. Dari Data Sistem ke Transparansi Keputusan Biasanya observability berfokus pada data teknis seperti: Metode pengukuran performa (metrics) Catatan aktivitas sistem (logs) Jejak proses (traces) Penggunaan sumber daya Semua data tersebut tetap penting. Namun untuk sistem yang lebih otomatis, hal tersebut saja tidak cukup. Sistem juga harus memiliki transparansi keputusan. Artinya perusahaan harus bisa mengetahui: Data apa yang digunakan sistem saat membuat keputusan Kondisi apa yang dipertimbangkan Aturan atau kebijakan apa yang mempengaruhi keputusan Tindakan apa yang akhirnya dilakukan atau tidak dilakukan Tujuannya bukan untuk membuka seluruh proses internal AI, tetapi untuk memahami hubungan sebab dan akibat dari setiap keputusan sistem. Tanpa transparansi ini, ketika terjadi masalah, perusahaan hanya bisa menebak-nebak penyebabnya. Keamanan Harus Menjadi Bagian dari Proses Keputusan Sering kali keamanan dianggap sebagai sesuatu yang memperlambat inovasi atau otomatisasi. Namun sebenarnya masalah tersebut muncul karena keamanan biasanya ditempatkan di luar sistem utama, misalnya melalui proses persetujuan manual atau kontrol statis. Pendekatan seperti ini tidak akan mampu mengikuti sistem yang bekerja secara otomatis dan terus-menerus. Oleh karena itu, keamanan harus menjadi bagian dari proses keputusan sistem. Contohnya: Identitas tidak hanya diberikan kepada manusia, tetapi juga kepada layanan, agen otomatis, dan sistem AI Hak akses harus bersifat dinamis dan menyesuaikan konteks Aturan keamanan harus diterapkan secara terus-menerus Proses keamanan juga harus dapat dipantau Dengan cara ini, keamanan tidak menghambat otomatisasi, tetapi justru memungkinkan otomatisasi berkembang dengan aman. Cara Mempersiapkan Perusahaan untuk Masa Depan Otomatis Ada beberapa langkah praktis yang dapat dilakukan perusahaan sejak sekarang. 1. Rancang observability sejak awal Pastikan sistem mampu mencatat data keputusan, aturan yang digunakan, serta hasil tindakan. 2. Gunakan aturan dan kebijakan yang terpusat Setiap tim tidak boleh membuat sistem otomatis dengan aturan berbeda-beda. 3. Perlakukan sistem AI seperti entitas resmi Berikan identitas, autentikasi, dan hak akses yang jelas kepada sistem otomatis. 4. Siapkan mekanisme eskalasi ke manusia Jika sistem tidak yakin atau terjadi situasi tidak biasa, keputusan harus dialihkan ke manusia. 5. Biarkan sistem mengevaluasi dirinya sendiri Sistem harus menilai kualitas data dan tingkat kepercayaan terhadap keputusannya. 6. Bangun kemampuan analisis penyebab masalah Sistem sebaiknya dapat membantu menemukan akar masalah dan memberikan rekomendasi solusi. 7. Pastikan setiap tindakan dapat dibatalkan Jika terjadi kesalahan, sistem harus memungkinkan tindakan tersebut dibalik dengan aman. Pertanyaan Penting bagi Pemimpin Teknologi Saat ini, pertanyaan terpenting bagi pemimpin teknologi bukanlah: “Seberapa otomatis perusahaan kita bisa menjadi?” Tetapi: “Apa yang sedang kita persiapkan hari ini agar sistem dapat bekerja secara otomatis dengan aman di masa depan?” Otomatisasi tidak akan muncul secara tiba-tiba. Ia akan berkembang sedikit demi sedikit melalui berbagai keputusan kecil yang memberikan lebih banyak wewenang kepada sistem. Perusahaan yang sukses adalah perusahaan yang sejak awal sudah membangun sistem observability dan keamanan sebagai fondasi utama, bukan sekadar tambahan setelah semuanya berjalan. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan extreme networks indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi…
Perguruan Tinggi di Seluruh Dunia Mengubah Cara Belajar dengan Extreme Networks
Perguruan tinggi dan universitas di berbagai negara saat ini terus berkembang mengikuti kemajuan teknologi. Banyak institusi pendidikan mulai mengandalkan solusi jaringan dari Extreme Networks untuk memberikan pengalaman digital yang aman dan lancar bagi mahasiswa maupun staf. Saat ini, teknologi semakin banyak digunakan di ruang kelas. Materi pembelajaran, tugas, hingga ujian sudah banyak dilakukan secara online. Karena itu, kampus perlu meningkatkan kualitas jaringan mereka agar tetap mampu mengikuti perkembangan teknologi tanpa membuat tim IT kewalahan. Extreme Networks menyediakan solusi jaringan yang fleksibel dan mudah dikembangkan. Solusi ini membantu kampus mendukung jumlah mahasiswa yang terus bertambah, semakin banyaknya perangkat yang terhubung ke internet, serta kebutuhan bandwidth yang semakin besar. AIMS Community College AIMS Community College adalah salah satu perguruan tinggi yang berkembang pesat di Colorado, Amerika Serikat. Kampus ini bekerja sama dengan Extreme Networks untuk menyederhanakan pengelolaan jaringan sekaligus meningkatkan kualitas konektivitas di seluruh area kampus. Tim IT di AIMS tergolong kecil, tetapi mereka harus mendukung banyak perangkat seperti laptop pribadi mahasiswa, alat pembelajaran digital, serta berbagai sistem penting kampus. Karena itu, mereka membutuhkan solusi jaringan yang tidak rumit namun tetap memiliki performa tinggi. Dengan menggunakan solusi jaringan kabel, fabric network, serta sistem kontrol akses jaringan dari Extreme, AIMS kini dapat mengelola jaringan secara terpusat. Hal ini memberikan visibilitas yang lebih jelas terhadap aktivitas jaringan dan mempermudah pengelolaan sistem. Hasilnya, koneksi internet di kampus menjadi lebih stabil dan pengalaman belajar digital bagi mahasiswa serta dosen menjadi lebih baik. Southern Illinois University Southern Illinois University (SIU) adalah universitas riset besar di Amerika Serikat yang juga bekerja sama dengan Extreme Networks untuk memperbarui infrastruktur jaringan mereka yang sudah lama. Dengan ribuan mahasiswa dan staf yang setiap hari mengakses aplikasi akademik, alat kolaborasi, dan layanan kampus, SIU membutuhkan jaringan yang kuat dan stabil. Gangguan jaringan tentu dapat menghambat kegiatan belajar maupun penelitian. Dengan menerapkan solusi dari Extreme Networks, SIU berhasil meningkatkan keandalan jaringan di seluruh kampus. Performa jaringan juga menjadi lebih cepat dan stabil. Hal ini memastikan mahasiswa dan staf dapat mengakses berbagai sumber belajar dengan lancar. Selain meningkatkan konektivitas sehari-hari, pembaruan jaringan ini juga membantu SIU mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan teknologi di masa depan. Texas Tech University Texas Tech University adalah salah satu universitas terbesar di Texas dengan lebih dari 40.000 mahasiswa. Kampus ini membangun fondasi jaringan digitalnya menggunakan solusi dari Extreme Networks. Sebagai universitas besar, Texas Tech harus memastikan jaringan mereka mampu menangani banyak perangkat yang terhubung serta kebutuhan bandwidth yang terus meningkat. Dengan infrastruktur jaringan yang aman dan mudah dikembangkan, Texas Tech berhasil meningkatkan pengalaman digital bagi mahasiswa maupun dosen. Sistem jaringan yang lebih modern juga mempermudah tim IT dalam mengelola jaringan kampus. Hal ini memungkinkan mereka lebih fokus pada pengembangan alat pembelajaran yang inovatif serta mendukung pertumbuhan universitas di masa depan. University of Milan University of Milan merupakan salah satu universitas terbesar dan paling bergengsi di Italia. Kampus ini memiliki lebih dari 65.000 mahasiswa dan sekitar 10.000 staf pengajar. Untuk menghadapi perkembangan teknologi di masa depan, universitas ini membangun jaringan yang modern dengan solusi dari Extreme Networks. Dengan menggunakan teknologi ExtremeWireless dan ExtremeSwitching, University of Milan mampu menyediakan koneksi internet yang stabil meskipun banyak perangkat yang terhubung secara bersamaan. Hal ini sangat penting karena mahasiswa dan dosen menggunakan berbagai perangkat seperti laptop, tablet, dan smartphone untuk kegiatan belajar maupun penelitian. Jaringan baru ini membantu universitas memberikan pengalaman belajar yang lebih lancar dan mendukung aktivitas akademik dengan lebih baik. University of Utah University of Utah juga bekerja sama dengan Extreme Networks untuk menghadirkan jaringan Wi-Fi 6E yang canggih di Rice-Eccles Stadium, stadion yang dapat menampung lebih dari 53.000 orang. Jaringan ini tidak hanya digunakan oleh penonton, tetapi juga untuk berbagai operasi penting seperti sistem tiket digital, layanan makanan melalui aplikasi, serta kebutuhan media. Stadion ini dilengkapi dengan lebih dari 1.300 titik akses Wi-Fi yang mencakup seluruh area stadion. Jaringan tersebut juga didukung oleh koneksi internet dengan kapasitas lebih dari 20 Gbps. Dengan dukungan pusat operasi jaringan yang aktif 24 jam sehari, stadion ini dapat memberikan koneksi internet yang stabil selama berbagai acara berlangsung sepanjang tahun. Florida Gulf Coast University Florida Gulf Coast University (FGCU) juga melakukan peningkatan jaringan untuk mendukung kebutuhan sekitar 16.000 mahasiswa di kampus mereka. Dengan mengganti jaringan lama menggunakan solusi Extreme Wireless, Extreme Wired, dan ExtremeCloud IQ, FGCU berhasil meningkatkan kualitas konektivitas internet di kampus. Sistem baru ini juga memungkinkan tim IT memantau kondisi jaringan secara proaktif. Artinya, mereka dapat mendeteksi dan memperbaiki masalah jaringan sebelum pengguna merasakannya. Selain itu, pengelolaan jaringan juga menjadi lebih sederhana sehingga kampus lebih siap menghadapi perkembangan teknologi di masa depan. Allegheny College Allegheny College adalah perguruan tinggi seni liberal di Pennsylvania yang menghadapi tantangan besar ketika jaringan lama mereka harus segera diganti sebelum mahasiswa kembali ke kampus dalam waktu tiga minggu. Bekerja sama dengan Extreme Networks, kampus ini berhasil melakukan pembaruan jaringan dengan cepat menggunakan teknologi Extreme Wireless, Universal Switching, dan ExtremeCloud IQ. Hasilnya, jaringan kampus dapat berfungsi dengan baik sebelum mahasiswa kembali. Kualitas koneksi juga meningkat secara signifikan, sehingga keluhan terkait masalah internet dari mahasiswa maupun dosen berkurang drastis. Masa Depan Pendidikan Tinggi Seiring perkembangan teknologi, perguruan tinggi di seluruh dunia semakin bergantung pada jaringan digital yang kuat dan stabil. Penggunaan materi pembelajaran online, aplikasi pendidikan, serta perangkat digital membuat kebutuhan akan konektivitas terus meningkat. Extreme Networks hadir memberikan solusi jaringan yang fleksibel dan mudah dikembangkan bagi institusi pendidikan. Dengan dukungan teknologi ini, kampus dapat terus berinovasi dalam metode pembelajaran sekaligus mempermudah pekerjaan tim IT. Dengan jaringan yang modern dan handal, universitas dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih baik bagi mahasiswa serta mempersiapkan diri menghadapi tantangan pendidikan di masa depan. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan extremenetworks indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi extremenetworks.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
Membentuk Masa Depan: Wawasan Berani dari Extreme AI Summit
“Kita tidak ada di sini hanya untuk menyaksikan masa depan, tetapi untuk membentuknya,” ujar Monica Kumar, Executive Vice President dan Chief Marketing Officer di Extreme Networks. Pernyataan ini membuka acara perdana Extreme AI Summit, sebuah pertemuan yang menghadirkan para pemimpin dan pakar teknologi untuk membahas masa depan kecerdasan buatan (AI) dalam dunia jaringan perusahaan. Acara ini diselenggarakan di kantor pusat Major League Baseball di New York dan menghadirkan pembicara ternama seperti Paul Daugherty (AI Advisory Chair di TPG dan mantan CEO Accenture Technology), Dr. Derek Peterson (CTO Boingo), serta tamu spesial Keith Hernandez, legenda New York Mets. Mereka membahas bagaimana perusahaan bisa memimpin dengan AI, membangun dengan percaya diri, dan benar-benar meningkatkan produktivitas melalui teknologi ini. Bergerak Cepat dan Jadi yang Terdepan Dalam presentasinya, Paul Daugherty mengatakan bahwa saat ini adalah masa yang sangat penting dalam sejarah teknologi dan bahkan peradaban manusia. AI bukan sekadar tren, tetapi perubahan besar yang akan memengaruhi cara kita bekerja dan hidup. CEO Extreme Networks, Ed Meyercord, menekankan bahwa sekarang adalah waktu yang tepat untuk memimpin dengan AI. Perusahaan tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus aktif menentukan bagaimana AI digunakan dalam jaringan mereka. Pesannya jelas: bergerak cepat, terus berinovasi, dan jangan takut menjadi yang pertama. Namun, para pembicara juga mengingatkan bahwa penerapan AI harus dilakukan dengan tanggung jawab. Tujuannya bukan untuk menggantikan manusia, melainkan membantu manusia bekerja lebih efektif. AI seharusnya menjadi alat pendukung, bukan pengganti. Keith Hernandez memberikan sudut pandang menarik dari dunia olahraga. Ia menjelaskan bagaimana AI kini digunakan dalam bisbol, mulai dari analisis video real-time hingga sistem otomatis penentuan bola dan strike. Meski begitu, ia juga mengungkapkan kekhawatiran bahwa ketergantungan berlebihan pada teknologi bisa mengurangi unsur manusia dalam permainan. Kekhawatiran ini juga relevan di dunia bisnis: teknologi harus tetap dikendalikan manusia. AI yang Bisa Dipercaya Salah satu pesan penting dari summit ini adalah bahwa AI harus dibangun dengan dasar kepercayaan. Artinya, perusahaan perlu memiliki aturan yang jelas (governance), sistem pengawasan risiko, serta transparansi dalam cara AI bekerja. Dalam dunia bisnis, terutama B2B, keamanan menjadi sangat penting. Ancaman seperti peretasan berbasis AI atau penyalahgunaan sistem semakin meningkat. Karena itu, perusahaan harus memastikan bahwa solusi AI yang mereka gunakan aman, transparan, dan dapat dipercaya. Ed Meyercord menekankan bahwa perusahaan tidak perlu terlalu takut atau terlalu berlebihan dalam berinvestasi pada AI. Yang terpenting adalah membangun aplikasi AI yang benar-benar berguna, aman, dan dapat diandalkan, terutama di lingkungan penting seperti jaringan perusahaan. Kesalahan kecil dalam sistem jaringan bisa berdampak besar pada operasional bisnis. Peran Extreme Platform ONE™ Dalam acara tersebut, Extreme juga menyoroti solusi mereka, yaitu Extreme Platform ONE. Platform ini menempatkan AI sebagai inti dari sistemnya. Menurut Carla Guzzetti, Chief Product Officer Cloud Applications di Extreme, jaringan adalah fondasi bisnis modern. Namun, banyak tim IT mengalami kesulitan karena pekerjaan troubleshooting (mencari dan memperbaiki masalah jaringan) memakan banyak waktu dan tenaga. Di sinilah AI membantu. Extreme Platform ONE telah menjalankan lebih dari 6.000 aksi berbasis AI untuk membantu mempercepat penyelesaian masalah. Bahkan, dalam waktu singkat sejak peluncurannya, platform ini diklaim telah menghemat lebih dari 300.000 jam kerja pelanggan perusahaan, setara dengan penghematan sekitar 20 juta dolar AS. Angka ini menunjukkan bahwa AI bukan hanya konsep, tetapi sudah memberikan manfaat nyata. Demo langsung di atas panggung juga memperlihatkan bagaimana workflow (alur kerja) yang biasanya memakan waktu lama bisa dipersingkat secara drastis dengan bantuan AI. Tujuannya bukan hanya efisiensi, tetapi juga memberdayakan tim IT agar bisa fokus pada hal yang lebih strategis. Kolaborasi Melalui Extreme Exchange™ Selain platform utama, Extreme juga memperkenalkan pratinjau Extreme Exchange. Ini adalah katalog solusi AI yang dirancang untuk dikembangkan bersama oleh Extreme, pelanggan, mitra, dan komunitas developer global. Extreme Exchange memungkinkan tim IT untuk menemukan, mengembangkan, dan menerapkan workflow berbasis AI dengan lebih mudah. Bahkan tersedia lingkungan tanpa coding (no-code), sehingga pengguna yang bukan programmer pun bisa membuat solusi sendiri. Platform ini juga mendukung integrasi dengan aplikasi populer seperti ServiceNow, Microsoft Outlook, dan Microsoft Teams. Artinya, AI bisa langsung terhubung dengan alat kerja sehari-hari. Pesan utama dari inisiatif ini adalah kolaborasi. Masa depan AI tidak ditentukan oleh satu perusahaan saja, tetapi oleh komunitas yang bekerja bersama untuk memastikan teknologi digunakan secara bertanggung jawab dan bermanfaat bagi semua. Kesimpulan: AI untuk Membantu, Bukan Menggantikan Dari Extreme AI Summit, satu hal menjadi jelas: AI bukan lagi sekadar wacana, tetapi sudah menjadi bagian nyata dari operasional bisnis modern. Namun, kunci keberhasilannya bukan hanya teknologi, melainkan juga kepemimpinan, tanggung jawab, dan kepercayaan. Perusahaan yang berhasil adalah mereka yang berani bergerak cepat, tetapi tetap menjaga kendali manusia atas teknologi. Dengan pendekatan yang tepat, AI dapat meningkatkan produktivitas, mempercepat penyelesaian masalah, dan membuka peluang baru. Masa depan jaringan dan bisnis sedang dibentuk sekarang. Dan seperti yang dikatakan di awal acara, kita tidak hanya menyaksikan masa depan—kita ikut membentuknya. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan extreme networks indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi extremenetworks.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!